Beritasumut.com - Pangdam Iskandar Muda Mayjen Agus Kriswanto melaksanakan sidak ke Asrama TNI Lampriet dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-70 Republik Indonesia, Ahad (16/8/2015) pagi.
Sidak dilakukan Pangdam dengan menyamar sebagai penarik becak, tanpa memakai baju dinas resmi. Dalam sidak itu, Pangdam mengemudi becak motor dan memakai baju kaos lengan panjang warna cokelat berpadu celana jeans, langsung masuk ke lorong perumahan yang dihuni oleh para TNI.
Becak motor yang digunakan Pangdam IM, milik abang becak, yang biasa mangkal untuk narik penumpang disekitaran Banda Aceh. Selama menyusuri kompleks, tukang becak menjadi penumpang yang dibawa Pangdam.
Kedatangan Pangdam mengagetkan ibu-ibu asrama. Lalu mereka mengerubutinya dan langsung berdialog tentang situasi di kawasan asrama bersama jenderal berbintang dua itu.
Pada kesempatan itu, Pangdam mengatakan pentingnya situasi damai di Aceh, demi terciptanya masyarakat hidup sejatera.
“Coba kalau Pangdam hatinya tidak damai,” kata Pangdam saat berdialog dengan warga. Lalu para ibu menyahut, “Kalau tidak damai, kami pasti sudah hancur, Pak,” seperti dilansir situs resmi TNI AD.
Selain berdialog Pangdam IM juga memberikan hadiah kepada sejumlah anak-anak yang berada di asrama itu, berupa uang jajan. Uang jajan itu diberikan setelah mereka mampu menjawab pertanyaan Pangdam seputar HUT ke-70 RI. (BS-001)