Diduga Gelapkan Sepeda Motor, Warga Madina Tewas Dihajar Massa di Medan

Redaksi - Jumat, 14 Agustus 2015 22:20 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir082015/beritasumut_Diduga-Gelapkan-Sepeda-Motor--Warga-Madina-Tewas-Dihajar-Massa-di-Medan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Ilustrasi.

Beritasumut.com - Afriansah (31) warga Mandailing Natal (Madina) yang tinggal di Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, tewas di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Kamis (13/8/2015). 

Afriansah tewas setelah diamuk massa di Jalan Pandu, Medan, Kamis (13/8/2015) dini hari. 

Diduga, Afriansah merupakan pelaku penggelapan sepeda motor Honda Supra Fit 4191 KJ milik M Afsantin Simanjuntak (44) yang terjadi pada 11 April 2015 lalu.

Informasi dihimpun, Jumat (14/8/2015) malam, penggelapan yang dilakukan pelaku yang merupakan penarik becak bermotor ini berawal saat ia meminjam sepeda motor korban dengan alasan mau buang air besar.

Korban yang percaya karena sering mangkal di depan warung nasinya, lalu menyerahkan sepeda motor itu kepada pelaku.

Setelah sepeda motor diberikan, pelaku tak kunjung kembali. Sejak saat itu, korban lalu mencari-cari keberadaan pelaku.

Singkat cerita, pada Kamis (13/8/2015) dini hari, korban melihat pelaku melintas di Jalan Pandu, Medan, saat sedang menarik betor.

Korban yang melihat lalu meneriaki pelaku rampok. Warga yang mendengar lalu mengejar dan menangkapnya. 

Disitu, warga menghajar pelaku hingga kritis. Petugas Polsek Medan Kota yang mendapat informasi, turun ke lokasi kejadian dan membawa pelaku ke RS Bhayangkara guna mendapatkan pertolongan. 

Namun, nyawa pelaku tak tertolong. Pada Kamis (13/8/2015) ia menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit.

Kapolsek Medan Kota Kompol Ronald Sipayung ketika dikonfirmasi membenarkan tewasnya pelaku penggelapan sepeda motor itu.

"Pelaku tewas setelah sempat mendapat perawatan di  Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Saat ini kita masih menunggu keluarganya dari Madina, apakah harus diautopsi atau tidak," pungkasnya. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura

Peristiwa

Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak

Peristiwa

Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan

Peristiwa

Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa

Peristiwa

Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara

Peristiwa

PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern