Beritasumut.com - Tim gabungan BPBD Kota Medan, Basarnas, kepolisian dan kecamatan masih melakukan pencarian terhadap Marni Rolina Boru Hutauruk (36) dan putranya Rafael Fernando Silaen (5), yang masuk ke dalam parit dan hanyut terseret banjir di kawasan Setia Luhur, Kecamatan Medan Helvetia, Ahad (9/8/2015) malam.
Tim gabungan juga menyusuri gorong-gorong menggunakan perahu karet. Tak hanya itu, seorang paranormal turut membantu proses pencarian.
Paranormal yang diketahui bermarga Sitinjak tampak komat kamit di pinggir gorong-gorong.
"Dulu saya pernah membantu menemukan korban hanyut, pada Tahun 2009 di kawasan Marelan. Caranya cuma membaca doa dan menjatuhkan jeruk purut yang saya pegang ini," katanya, Selasa (11/8/2015).
Biasanya, jika dirinya sudah menjatuhkan jeruk purut, maka korban hanyut akan muncul dengan sendirinya.
"Percaya tidak percaya ya begitulah. Karena orang tua saya dulu mengajarinya seperti itu," pungkasnya.
Pantauan di lokasi, sang paranormal masih melakukan ritual untuk menemukan korban ibu dan anak yang hanyut itu. (BS-031)