Beritasumut.com - Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayjen Edy Rahmayadi memimpin upacara pelepasan 138 orang Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-B/Minusca Central African Republic (CAR) TA 2015 di Pelabuhan Belawan, Medan, Selasa (4/8/2015).Dalam kesempatan itu, Pangdam bicara dari hati ke hati dengan prajuritnya yang akan bertugas bersama tentara PBB selama setahun. Mantan Danyon Linud 100 Prajurit Setia, Namusirasira, Langkat, itu meminta prajurit menjaga kehormatan bangsa dan negara. Yang paling utama, TNI tidak ikut berkonflik dengan pihak manapun karena tugas utamanya adalah ikut menjaga perdamaian dunia."Gunakan pelurumu jika itu terdesak dan untuk membela diri. Ingat, jangan sekali-kali menunjukkan senjata bila tidak perlu," pintanya, dikutip dari situs resmi Kodam I BB, Rabu (5/8/2015).Tentang tugas lama di luar negeri, mantan Dandim Batam itu pun meminta prajurit menjaga kesetiaan karena di tanah air, orangtua, istri dan anak menunggu. Untuk itu ia berpesan prajurit TNI tidak selingkuh selama bertugas di Afrika. "Jangan khianati istri. Jangan seperti pemberitaan di media-media itu. Kalau terjadi, selain harus menanggung risiko sanksi, kalian sudah masuk kategori mengingkari kehormatan. Paham," tegas mantan Pangdivif I Kostrad itu.Jenderal bintang dua yang kini menjabat Pangkostrad itu menambahkan, setelah tugas selama 12 bulan, pulang harus bisa Bahasa Inggris. Caranya, sehari minimal menguasai lima patah kata Bahasa Inggris. "Mulai nanti, ketika ngirim SMS, pakai Bahasa Inggris," tandasnya sambil menguji seorang prajurit berbahasa Inggris. (BS-001)