Beritasumut.com - Pemerintah Malaysia meemastikan puing pesawat yang ditemukan di Pulau Reunion, Samudra Hindia, merupakan jenis Boeing 777. Model tersebut sama dengan pesawat Malayisa Airlines yang hilang 16 bulan lalu.
"Kami tahu flaperon telah resmi diidentifikasi sebagai bagian dari pesawat Boeing 777," ujar Menteri Transportasi Malaysia Liow Tiong Lai dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dilansir republika.co.id, Senin (3/8/2015).
Falperon diketahui merupakan sebutan untuk permukaan sayap pesawat. Sebelumnya, tersebar dugaan puing-puing tersebut merupakan milik pesawat MH370 yang hilang tanpa jejak pada Maret 2014.
"Ini telah diverifikasi oleh otoritas Perancis bersama-sama dengan produsen pesawat Boeing, Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) dan tim Malaysia," ujar Liow Tiong Lai.
Bagian pesawat tersebut telah diterbangkan dari Paris menuju Toulouse untuk dilakukan analisa lebih lanjut. Tim khusus perwakilan dari Malaysia, Amerika Serikat, Cina, Prancis, dan Boeing, dibentuk untuk melakukan verifikasi.
Puing-puing tersebut akan dianalisis di labotarium yang dikelola oleh 600 ahli berada di bawah operasi Kementerian Pertahanan Prancis. Bagasi dari fragmen tersebut akan dikirim ke unit polisi khusus dalam tes DNA.
Jika nomor seri pada flaperon menunjukan bahwa itu merupakan puing dari Penerbangan MH370, maka laboratorium dapat menggunakan alat-alat canggih untuk mencoba mengumpulkan informasi lebih lanjut tentang penyebab kecelakaan. Apakah pesawat tersebut menghilang karena ledakan di udara atau justru menabrak lautan. (BS-001)