Beritasumut.com - Irwansyah (56) ditemukan tewas di pinggir Jalan Yos Sudarso, tak jauh dari Rumah Sakit Martha Friska, Medan.
Warga Jalan Bilal Gang Setia ini diduga korban perampokan disertai pembunuhan. Karena saat ditemukan, korban dalam kondisi bersimbah darah dengan luka tikaman di bagian leher. Tak hanya itu, sepeda motor Honda Vario milik teman korban yang dipinjam juga hilang.
Informasi dihimpun, Senin (20/7/2015) malam, korban sempat ke rumah temannya di Mabar pada Sabtu (18/7/2015) malam.
Pada Ahad (19/7/2015) dini hari, korban mendapat telepon dari temannya untuk bertemu di kawasan pasar Palapa Brayan.
Korban yang mendapat telepon, lalu meminjam sepeda motor temannya dan beranjak dari Mabar menuju Pasar Palapa, Brayan. Sejak pergi, korban tidak kunjung kembali ke rumah temannya di Mabar.
"Sebelum kejadian, bapak sempat main ke tempat temannya di Mabar. Saat dapat telepon, ia meminjam sepeda motor temannya dan pergi ke Pasar Palapa untuk bertemu teman lainnya. Kawannya sempat bertanya mau kemana, tapi bapak bilang ada perlu," kata anak korban, Irvan (32).
Pada Ahad (19/7/2/2015) sekitar pukul 06.00 WIB, keluarga mendapat kabar bahwa seorang penarik becak menemukan ayahnya dalam kondisi tidak bernyawa.
"Bapak mengalami luka tikam di bagian leher sebelah kanan. Selain itu sepeda motor Honda Vario punya teman bapak juga hilang," ungkapnya.
Polsek Medan Labuhan yang mendapat informasi turun ke lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara.
Kanitreskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Musa Alexander Shah ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus ini.
"Dugaan sementara, Irwansyah merupakan korban perampokan disertai pembunuhan. Ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Kita masih selidiki untuk mengidentifikasi pelakunya," pungkasnya. (BS-031)