Ini 5 Butir Kesepakatan Damai Tokoh Agama Terkait Pembakaran Musala di Papua

Redaksi - Minggu, 19 Juli 2015 21:33 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir072015/beritasumut_Ini-5-Butir-Kesepakatan-Damai-Tokoh-Agama-Terkait-Pembakaran-Musala-di-Papua.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Twitter
Pembakaran musala.

Beritasumut.com - Sejumlah pimpinan dan tokoh agama di Papua menggelar pertemuan dengan difasilitasi Kepala Kanwil Kemenag Papua Jannus Pangaribuan. Hasilnya ada lima poin kesepakatan damai dan penanganan insiden pembakaran musala di Tolikara, Papua, Jumat (17/7/2015) pagi.

Dikutip dari merdeka.com, Sabtu (18/7/2015), permohonan maaf disampaikan para pimpinan dan tokoh agama melalui lima butir pernyataan yang dibacakan oleh pendeta Herman Saud. Kesepakatan itu ditandatangani setidaknya oleh 21 orang. Berikut poin kesepakatan tersebut:

1. Para tokoh agama menyampaikan penyesalan atas insiden tersebut dan jatuhnya seorang korban jiwa serta korban-korban yang terluka.

2. Tokoh agama mendesak pihak berwenang segera menyelesaikan masalah tersebut dengan tuntas dan profesional serta memproses para pelaku sesuai hukum yang berlaku.

3. Mengimbau seluruh masyarakat di Indonesia dan khususnya di Tanah Papua agar tetap tenang menjalankan aktivitas masing masing serta tidak terprovokasi oleh isu yang tidak benar.

4. Tokoh dan pimpinan agama menyerukan bahwa di negara kesatuan RI tidak ada salah satu golongan agama yang bisa mengklaim wilayahnya dan melarang umat beragama lain untuk beribadah sesuai agama dan keyakinannya.

5. Aparat keamanan diharap segera meredakan suasana dengan tindakan yang tegas tetapi tanpa kekerasan serta dapat mengidentifikasi pelaku serta penyebabnya sehingga kerusuhan tersebut tidak meluas dan terulang.

Seperti diketahui, Salat Idul Fitri di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Jumat (17/7/2015) pagi sekitar pukul 07.00 WIT diwarnai aksi penyerangan sekelompok massa.

Warga yang beribadah akhirnya memilih menghindar dan berlindung di Koramil dan Pos 756/WMS. Selain musala, beberapa kios yang ada di sekitar tempat ibadah dibakar massa. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

6 Orang Hilang Akibat Banjir dan Longsor di Pegunungan Arfak

Peristiwa

Jadi Putri Pariwisata Indonesia 2015, Wakil Papua Barat Ini Ternyata Asli Sumut

Peristiwa

Di Medan Labuhan, Tokoh Agama Bersatu Dukung Eldin-Akhyar

Peristiwa

Gempa Guncang Papua Barat, 62 Orang Luka 200 Rumah Rusak

Peristiwa

Kelompok Bersenjata Papua Bebaskan 2 WNI

Peristiwa

Kapolda Papua dan Kapolda Papua Barat Diganti