Beritasumut.com - Tidak hanya membakar musala, amuk massa di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua, juga merembet ke permukiman di sekitarnya. Setidaknya sebanyak enam rumah dan 11 kios ikut dibakar massa.
Dikutip dari merdeka.com, Sabtu (18/7/2015), Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Papua Kombes Pol Patrige di Jayapura, membenarkan peristiwa tersebut.
"Jajaran di lapangan melaporkan demikian," kata mantan Kapolres Merauke itu, Jumat (17/7/2015).
Patrige menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima, pada saat berlangsung Salat Idul Fitri pada takbiran pertama datang sekelompok massa berteriak-teriak, sekitar pukul 07.00 WIT.
"Karena mendengar demikian, umat muslim yang ibadah memilih menghindar dan berlindung di Koramil dan Pos 756/WMS," katanya.
Tak berselang beberapa lama kemudian, sekelompok masyarakat penyerang melakukan pelemparan ke arah musala dan selanjutnya membakar beberapa kios yang ada di sekitar tempat tersebut.
"Enam unit rumah dan 11 kios dilaporkan terbakar," katanya.
"Kini situasi berangsur kondusif. Forkompimda lagi rapatkan masalah ini, bagaimana menyelesaikannya. Polisi juga lagi menyelidiki latar belakang persoalan itu," kata mantan Wakil Direktur Intelkam Polda Papua itu.
Harapannya, warga di Tolikara dan sekitarnya bisa menahan diri dan tidak terprovokasi dengan isu atau insiden tersebut.
"Polisi dibantu aparat TNI sedang bekerja. Kami harap warga bisa tenang dan tidak terpancing persoalan," katanya. (BS-001)