Beritasumut.com - Keributan terjadi saat wartawan hendak melakukan konfirmasi kepada Kepala Biro (Kabiro) Keuangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Ahmad Fuad Lubis, usai penggeledahan yang dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Ahad (12/7/2015) dini hari.
Pasalnya, sejumlah pria menghalangi wartawan untuk melakukan konfirmasi. Akibatnya, keributan antara wartawan dan sejumlah oknum yang diduga membackup Fuad, tak terhindarkan.
"Woi apa maksud kau menghalangi kami. Siapa kau. Pegawai Pemrovp Sumut kau rupanya," teriak wartawan.
Keributan terus terjadi hingga sejumlah oknum tersebut masuk ke dalam mobil Fortuner yang diparkir di halaman Kantor Gubernur Sumut.
"Woi apa maksud kau menghalangi wartawan. Ayo semua tangkap dia. Pak polisi, mana pak polisi. Orang ini provokator. Mabuk dia, mulutnya aja bau minuman," kata wartawan kembali.
Keributan baru terhenti setelah seorang polisi mencoba melerai. Akhirnya sejumlah pria tersebut memasuki mobilnya dan pergi meninggalkan kantor gubernur.
Sementara itu, terlihat penyidik KPK juga meninggalkan Kantor Gubernur Sumut usai melakukan penggeledahan dengan menggunakan empat unit mobil.
Penyidik KPK juga terlihat membawa beberapa berkas yang dimasukkan ke dalam tas. Penggeledahan yang dilakukan di Kantor Gubernur Sumut dilakukan selama 3,5 jam. (BS-031)