Beritasumut.com - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Agus Supriatna menyerahkan santunan asuransi kematian dari Bhumi Putera kepada keluarga kru korban Hercules di Hanggar Skuadron 32 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jumat (10/7/2015).
Kepala Penerangan Lanud Abdulrachman Saleh sebagaimana dilansir merdeka.com menjelaskan, nilai santunan yang diberikan bervariasi. Untuk aircrew berjumlah empat orang menerima asuransi sebesar Rp250 juta, sementara 7 orang teknisi menerima Rp150 juta. Khusus satu orang ekstra crew atas nama Alvian menerima Rp25 juta.
Tampak istri pilot Kapten Sandy Permana, dr Fitriana Hapsari, keluarga navigator dari Kapten Riri Setiawan, serta keluarga lainnya.
Asuransi tersebut khusus disediakan untuk awak penerbang yang disediakan TNI AU. Ada 12 kru dalam pesawat Hercules yang jatuh di Medan itu.
Berdasarkan Surat Perintah Terbang Nomor SPT/1171/VI/2015 terdapat empat kru penerbang yakni Kapten Sandy Pratama (pilot), Lettu Pandu Setiawan (asisten penerbang), Letda Dian Sukma Pasaribu (asisten penerbang) dan Kapten Riri Setiawan (navigator).
Sementara tujuh teknisi masing-masing Serma Bambang Hermanto (Juru Radio), Peltu Ibnu Kohar (Juru Mesin), Pelda Andik Setiawan (Juru Mesin), Pelda Parijo (Juru Mesin), Peltu Ngateman (Load Master), Peltu Yahya Komari (Load Master), Pelda Agus P (Load Master). Satu extra crew adalah atas nama Prada Alvian, pungkas Sutrisno. (BS-001)