Beritasumut.com - PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) melakukan sosialisasi panas bumi di Desa Sibanggor, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sabtu (4/7/2015) lalu.
Sosialisasi yang mendatangkan narasumber yang ahli tentang pertambangan panas bumi, diharapkan bisa membuat masyarakat lebih mudah mengerti agar tidak ada lagi yang pro dan kontra.
Dalam sosialisasi tersebut, semua pertanyaan mengenai persoalan menyangkut proyek panas bumi, dampak proyek pengeboran, keselamatan kerja, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, dikupas tuntas lewat pertanyaan-pertanyaan bebas dari warga yang dijawab para ahli bidang panas bumi.
Kapolres Madina AKBP Andry Setiawan mengatakan, kehadiran aparat kepolisian dalam acara sosialisasi merupakan bagian dari implementasi amanah dalam mengemban tugas kepolisian.
Sekaligus ingin memberikan ilmu dan pemahaman mengenai panas bumi kepada masyarakat, supaya tidak mudah disesatkan oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab.
Sosialisasi ini juga diharapkan bisa menjaga dan mempersatukan masyarakat di Sibanggor khususnya, Kecamatan Puncak Sorik Marapi umumnya.
Kapolres mengakui, sampai saat ini pro dan kontra masih terjadi di tengah-tengah masyarakat. Namun masyarakat tidak perlu khawatir, karena hal itu adalah tugas kepolisian untuk melindungi masyarakat baik itu yang pro maupun kontra.
Tujuannya supaya kelompok masyarakat tidak dimasuki oleh pihak ketiga yang ingin menguntungkan diri sendiri, atau kelompok melalui proyek panas bumi.
"Sekarang kepolisian sudah melakukan sosialisasi, dan masyarakat sudah menjadi tahu. Kalau kepolisian sudah melayani dengan baik, namun masyarakat tetap tidak mau ya sudah tidak apa-apa karena semua ada aturannya," kata Andry.
Tapi manakala terjadi ada pelanggaran hukum, kepolisian tidak akan mundur satu langkah pun. Karena itu kepolisian berharap warga bisa bersinergis dalam menjaga iklim investasi, dan memahami serta menghormati aturan yang ada, ujar Kapolres.
Usai sosialisasi, Kapolres bersama rombongan meninjau titik-titik untuk penempatan personel di Kecamatan Puncak Sorik Marapi.
Penempatan personel bertujuan agar masyarakat bisa bekerja dengan baik sampai sampai proyek ini berjalan. Karenanya bila ada intimidasi terhadap warga, segera laporkan kepada polisi dan ini merupakan tugas polisi yang harus diselesaikan.
Sebelumnya, mantan Kapolres Samosir yang dikenal tegas ini, Salat Jumat di Masjid Sibanggor Tonga, Jumat (3/7/2015).
Selain dalam rangka silaturrahim dengan masyarakat, Kapolres juga menginformasikan agar masyarakat ikut menghadiri acara sosialisasi, Sabtu ( 4/7/2015) kemudian dilanjutkan dengan patroli ke Desa Sibanggor Julu. (BS-026)