Beritasumut.com - Parsadaan Nainggolan Kota Medan terpukul dan sedih. Mereka berharap pembunuh B Boru Nainggolan di Jalan Meranti, Medan, segera ditangkap.Parsadaan Nainggolan mengutuk keras tindakan keji dan sadis itu, yang tega melakukan pembunuhan terhadap seorang ibu yang sudah lanjut usia."Setelah membaca peristiwa yang dialami namboru, ito kami ini di beritasumut.com, kami sangat terpukul dan sedih. Teganya pelaku melakukan hal sesadis itu kepada seorang ibu yang sendirian dan sudah berusia 85 tahun," ujar Penasihat Pasadaan Nainggolan Kota Medan RE Nainggolan saat melayat di rumah duka, Jalan Meranti, Lingkungan III, Kelurahan Sei Putih, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Ahad (5/7/2015).Diakui RE, secara fisik tidak pernah bertemu muka dengan almarhumah, namun saat membaca berita tentang saudaranya itu pihaknya sagat terkejut. "Mangkuling mudar, meski kami belum pernah ketemu. Tapi darah kami adalah sama, Nainggolan. Begitu teganya menghilangkan nyawa, bahkan dengan tindakan-tindakan yang sangat keji." ujarnya.Untuk itu, dikatakan RE kiranya kepolisian bisa segera mengungkap siapa pelakunya. "Kita berterima kasih kepada kepolisian, karena begitu mengetahui kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara," ujarnya.Ketua Umum Parsadaan Nainggolan Kota Medan Kombes Pol Alisman Nainggolan juga berharap kepolisian bekerja keras agar pelaku pembunuhan tersebut segera ditemukan. "Kita juga berharap keluarga sekitar bisa membantu memberikan informasi tentang kasus pembunuhan yang sangat sadis ini," katanya.Harapan yang sama disampaikan Sekretaris Parsadaan Nainggolan Kota Medan Sahala Nainggolan. "Kita sagat yakin, polisi dapat mengungkap kasus ini. Dan diimbau kepada seluruh keluarga besar Nainggolan sama-sama mendoakan agar pelaku tindakan yang sangat keji ini dapat ditangkap dan segera diproses secara hukum," katanya.Rombongan juga memberikan wejangan kepada keluarga, kiranya dikuatkan Tuhan dan ketabahan. Juga agar tetap berdoa agar di kemudian hari tidak ada lagi kekejian seperti ini kepada seorang orangtua.Mewakili keluarga duka, Busmin Sinaga mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran Parsadaan Nainggolan Kota Medan. "Kami tidak bisa membalas atas kehadiran hula-hula kami di sini, kiranya Tuhanlah yang membalasnya," katanya.Sebelumnya diberitakan, B Boru Nainggolan (85) ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Meranti, Kelurahan Sei Putih Timur II, Kecamatan Medan Petisah, Medan, Sabtu (4/7/2015) malam. Saat ditemukan, kondisi korban dalam keadaan bersimbah darah, wajahnya dipenuhi luka lebam, mulut dilakban serta tangan diikat. (BS-001)