Beritasumut.com - B Boru Nainggolan (85) ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Meranti, Kelurahan Sei Putih Timur II, Kecamatan Medan Petisah, Medan, Sabtu (4/7/2015) malam.Saat ditemukan, kondisi korban dalam keadaan bersimbah darah, wajahnya dipenuhi luka lebam, mulut dilakban serta tangan diikat.Diduga, perempuan ini merupakan korban perampokan yang menyatroni rumahnya.Informasi dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh keponakannya, Lirinda (18). Lirinda datang ke rumah tantenya untuk mengambil pakaian yang tertinggal.Awalnya Lirinda mengetuk rumah korban, namun tidak ada sahutan. Merasa curiga, Lirinda membuka membuka pintu rumah korban yang tidak terkunci. Alangkah terkejutnya Lirinda, ia melihat tante (namboru) yang dicintainya tewas mengenaskan dalam kondisi bersimbah darah, wajah lebam, mulut dilakban dan tangan terikat."Dia (korban-red) adalah tanteku. Aku sempat sebulan tinggal di rumah ini. Aku pun heran, kenapa pintu pagar dan rumah tidak dikunci, biasanya selalu terkunci," kata Lirinda.Melihat kejadian itu, ia lalu berteriak minta tolong. Teriakannya mengundang perhatian warga dan mendatangi rumah korban.Salah seorang tetangga korban, A Mei mengatakan, diduga korban dirampok dan dibunuh pada Jumat (3/7/2015) malam, saat hujan deras melanda Medan."Saya rasa Jumat malam dibunuhnya, karena kalau tadi siang tidak ada terdengar suara ribut-ribut dari dalam rumah korban," katanya.Kepala Lingkungan III Kelurahan Sei Putih Timur II, Jaya menjelaskan, korban tinggal di rumah itu seorang diri."Anak -anaknya semua di Jawa dan hanya satu orang yang tinggal di Medan," pungkasnya. (BS-031)