Harga Mati! Perang Terhadap Bandar Narkoba Medan

Redaksi - Rabu, 01 Juli 2015 22:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir072015/beritasumut_Harga-Mati--Perang-Terhadap-Bandar-Narkoba-Medan-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Sastra SH MKn.

Beritasumut.com - Perang terhadap bandar narkoba di Kota Medan, merupakan harga mati. 

Penegasan itu disampaikan Ketua Gerakan Anti Narkotika (Granat) Kota Medan Sastra SH MKn didampingi Sekretaris Effendy SSos MSP di Medan, Rabu (1/7/2015). 

"Perang terhadap bandar narkoba di Kota Medan, menjadi harga mati," ucap Sastra.

Menurut Sastra, bahaya penyalahgunaan narkoba sudah sangat massif di Medan, korbannya tidak hanya orang dewasa tetapi juga anak-anak sekolah. 

"Mulai SMA, SMP bahkan anak SD sudah menjadi target market para bandar," sebutnya. 

Bisa dibayangkan, lanjut Sastra, jika ini terus terjadi dua puluh tahun ke depan, bangsa ini akan lumpuh, daya saing bangsa terhadap bangsa-bangsa lain akan lemah dan akhirnya akan menjadi bangsa yang tidak berdaya. 

Oleh karenanya, tidak ada kata lain selain melakukan perlawanan secara all out kepada para bandar pelaku kejahatan narkoba. 

"Saya mengajak masyarakat Kota Medan, khususnya pemuda-pemudi untuk berperan aktif melakukan pengawasan di lingkungan rumah, di lingkungan pekerjaan dan lingkungan sekolah masing-masing terhadap pelaku kejahatan narkoba. Bilamana ada mendengar, melihat atau menemukan pelaku kegiatan narkoba segera laporkan kepada pihak berwajib terdekat, jangan takut," seru Sastra. 

Sastra berharap Pemko Medan untuk menaruh perhatian yang lebih serius terhadap penyalahgunaan narkoba di Medan, tidak hanya normatif. 

"Seperti kita ketahui jajaran struktural Pemko yang paling dekat dengan masyarakat, ada kepala lingkungan. Harusnya Pemko Medan menyediakan anggaran untuk menyelenggarakan pelatihan-pelatihan aparat kelurahan dan kepala lingkungan yang berkaitan dengan penanggulangan kejahatan narkoba bekerja sama dengan pihak Polri, BNN, Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya," sebutnya.

Sehingga, kata Sastra, para kepala lingkungan memiliki kemampuan khusus dalam mengawasi masyarakat di lingkungannya, ciri-ciri perilaku bandar, cara kerjanya demikian juga cara menanganinya secara cepat tepat. 

Peredaran narkoba yang sudah sedemikian besar juga kualitas operasinya terus meningkat harus diimbangi dengan peran aktif jajaran Pemko Medan. Jika program ini dilaksanakan, diyakin akan besar pengaruhnya.

"Karena seperti kita ketahui jumlah personil Polri dan BNN sangat terbatas dan daya jangkaunya tidak seperti jajaran Pemko Medan yang memiliki aparat sampai di tingkat lingkungan," tandas Sastra. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Perusahaan Tak Miliki Badan Hukum, Angel Juga Tak Pernah Laporkan Jumlah Pekerjanya

Peristiwa

Siksa PRT, LBH dan LPSK Laporkan Angel ke Polda Sumut

Peristiwa

Polsek Medan Area Buru Dua Komplotan Curanmor

Peristiwa

Soal Pelecehan Seksual, Kanit Reskrim Medan Labuhan Bantah Laporan Korban

Peristiwa

Cari Tersangka Curanmor, Oknum Petugas Polsek Medan Labuhan Malah Cabuli RD

Peristiwa

Buka Turnamen Catur, Camat Medan Area Imbau Warga Jauhi Narkoba