Beritasumut.com - Atas dasar faktor keamanan, pemerintah mempertimbangkan untuk merelokasi Lanud Soewondo ke lokasi yang lebih layak dan tidak berdekatan dengan pemukiman padat penduduk.
Hal itu dikatakan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho saat berada di pusat identifikasi korban kecelakaan Hercules C-130 RSUP Adam Malik, Medan, Rabu (1/7/2015).
Gubernur mengatakan Pemerintah Provinsi Sumut sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Medan dan TNI AU terkait kemungkinan pemindahan Lanud Soewondo.
Opsi pemindahan Lanud Soewondo yang dulunya eks Bandara Polonia ini dikarenakan letaknya terlalu dekat dengan pemukiman masyarakat.
"Saya sedang dan terus berkoordinasi dengan Pemko Medan merancang zona relokasi Bandara Lanud Soewondo," ujarnya kepada wartawan.
Gubernur mengatakan hal itu demi mengantisipasi dan menghindari terjadinya kecelakaan yang penerbangan yang semakin diperburuk dengan tertimpanya pemukiman masyarakat.
Seperti diketahui kejadian kecelakaan Hercules C-130 selain mengambil korban 113 awak dan penumpang pesawat juga menyebabkan kematian warga masyarakat di sekitar kejadian. Hercules yang jatuh menimpa tiga ruko dan satu bangunan oukup dan menghanguskan bangunan tersebut.
Peristiwa kecelakaan serupa juga terjadi pada sepuluh tahun silam yaitu tepatnya 5 September 2005 silam yang menimpa pesawat komersil Mandala Airlines. Dalam peristiwa tersebut ratusan penumpang dan warga tewas diantaranya Gubernur Sumut kala itu Rizal Nurdin dan mantan Gubernur Sumut Raja Inal Siregar.
Oleh karenanya, menurut Gubernur Sumut, perlu difikirkan dan dipertimbangkan untuk pemindahan lokasi bandara yang memang secara keamanan membahayakan warga masyarakat.
Dijelaskan Gubernur lokasi bandara akan bermanfaat bagi warga Kota Medan yang mungkin bisa dijadikan lokasi yang bernilai lebih strategis sesuai rencana tata ruang Kota Medan.
Gubernur Sumut mengatakan dalam waktu dekat yakni 2-3 bulan Pemprov Sumut dan Pemko Medan akan mengusulkan proposal kepada KSAU soal pemindahan Lanud Soewondo.
Pemerintah Provinsi Sumut berencana memberikan santunan kepada keluarga korban kecelakaan pesawat Hercules C-130 yang jatuh di di Jalan Jamin Ginting, Selasa (30/6/2015). Santunan bagi keluarga korban tersebut rencananya akan diambil dari pos dana tidak terduga pada APBD Sumut 2015.
"Saya tadi malam langsung rapat dengan Sekdaprov Sumut. Memang anggaran APBD kita untuk kasus seperti itu memang belum ada, namun kita punya pos dana tidak terduga," kata Gubernur.
Kemudian Gubernur kembali mengingatkan seluruh masyarakat untuk mendoakan para korban dan melaksanakan Salat Gaib.
"Mereka yang ada dalam pesawat naas dalam keadaan dinas. Semoga amal ibadah diterima oleh Allah SWT dan keluarga para korban diberi ketabahan," ucapnya. (BS-001)