Astaghfirullah, Suami Guru Ngaji Diduga Cabuli Belasan Murid

Redaksi - Rabu, 24 Juni 2015 16:22 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062015/beritasumut_Astaghfirullah--Suami-Guru-Ngaji-Diduga-Cabuli-Belasan-Murid.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Ilustrasi.

Beritasumut.com - Perbuatan R (63) warga Perumahan Griya Martubung, Medan, tak pantas ditiru. Pasalnya, kakek ini diduga mencabuli belasan murid mengaji istrinya.

Terungkapnya kasus ini barawal saat salah satu  korban berinisial AZ (13) bercerita kepada seorang warga bernama Iin (28). 

Korban mengaku telah menjadi korban seks sang kakek yang merupakan tetangganya sejak Kelas V SD hingga Kelas I SLTP.

Mendengar cerita korban, Iin pun melaporkan kasus itu kepada orang tua korban. Orang tua korban yang mendengar emosi yang kemudian bersama warga mengejar sang kakek. Namun sang kakek diselamatkan kepala lingkungan setempat.

"Saya anak murid mengaji istri Uwak A (R). Pertama kali kejadian pada Tahun 2013. Saat itu saya masih Kelas V SD. Saya disuruh datang ke rumahnya. Disitu saya disuruhnya ke kamar untuk mengambil HP. Saat di kamar, Uwak A masuk dan mengunci pintu. Disitulah baju dan celanaku dibuka, lalu dicabuli," kata AZ, Selasa (23/6/2016). 

Setelah puas, pelaku mengancam korban agar tidak melaporkan kasus ini kepada orang tuanya. 

"Saya diancam, jika membongkar perbuatannya maka satu keluarga kami akan dibunuh. Dua tahun Uwak A mencabuli saya, makanya aku cerita sama Kak Iin," tambahnya.

Tak hanya diancam bunuh, pelaku juga kerap mengancam akan menyebarkan foto-foto syur  korban, bila melaporkan perbuatannya.

"Uwak A sering mengejar saya untuk meminta begituan, makanya saya menceritakannya. Pelaku juga kerap mencabuli saya di semak-semak," katanya. 

Orang tua korban, SA (53) mengatakan, dari keterangan anaknya pelaku telah mencabuli belasan murid mengaji istrinya.

"Korban yang paling parah itu anak saya, jadi budak seksnya. Banyak juga korban yang tidak berani melapor karena malu. Pelaku telah melarikan diri dari rumah, karena dijamin dan dilepas oleh kepala lingkungan," akunya. 

Sementara itu, Ketua Pokja Perlindungan Anak KPAID Sumut Muslim Harahap mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menangkap pelaku. 

"Kita telah berkoordinasi dengan pihak Polres Pelabuhan Belawan untuk segera menangkap pelaku. Kita masih memintai keterangan korban. Modus pelaku adalah memancing korban untuk datang belajar seni tari dan mengaji di rumah pelaku. Setelah itu, pelaku memaksa dan mengancam korban untuk bersetubuh," pungkasnya. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Cari Tersangka Curanmor, Oknum Petugas Polsek Medan Labuhan Malah Cabuli RD

Peristiwa

Dicabuli Kelabang, AS Bersama Keluarga Datangi Polsek Percut Seituan

Peristiwa

Leo Akui Cabuli KTS Hingga Hamil Dua Bulan

Peristiwa

Kakek Bejat Cabuli Belasan Siswi SD

Peristiwa

Satpam Sekolah Cabuli Bocah Kelas V SD di Siantar

Peristiwa

Duda Beranak Satu Cabuli Siswi SMP