Beritasumut.com - Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan melakukan uji kelaikan armada dan kesehatan sopir menjelang arus mudik Lebaran 1436 H.
Seluruh sopir angkutan umum mulai tujuh hari sebelum dan sesudah Idul Fitri akan dilakukan tes urine.
"Kita akan melakukan pengecekan armada dan kesehatan sopir mulai H-7 hingga H+7 Lebaran. Setiap sopir wajib mengikuti tahapan ini, guna mengantisipasi hal yang tak diinginkan, sehingga masyarakat yang mudik dapat selamat ke tempat tujuan," ujar Kabid Angkutan Darat Dishub Sumut Darwin Purba di Medan, Selasa (23/6/2015).
Dikatakannya, cek kesehatan seperti tes urine ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Jasa Raharja, BNN serta instansi lainnya.
"Jika sopir ketahuan mengkonsumsi narkoba dan minum minuman beralkohol maka akan diganti dengan sopir yang lain," katanya.
Selain sopir, kendaraan juga akan diuji kelaikannya. Jika bus belum memenuhi uji kelaikan (KIR) maka perjalanan bus juga akan dibatalkan.
"Kondisi fisik bus juga diperhatikan agar pengusaha bus bisa serius memperhatikan unit usaha miliknya. Di setiap terminal, AKDP, AKAP harus masuk terminal, karena di tempat itu ada tim penguji sebelum bus berangkat," pungkasnya. (BS-031)