Beritasumut.com - Pemerintah Kota Medan bersama Pangkalan Udara (Lanud) Soewondo Medan dan even organizer Medan Air Show 2015, akhirnya memenuhi janji mereka untuk memberikan santunan kepada keluarga almarhum Ali Imran (53), korban tewas dalam kecelakaan paramotor di lokasi penyelenggaraan Medan Air Show 2015 pada 10 Mei lalu.
Penyerahan santunan berlangsung di Markas Komando Lanud Soewondo, Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa (16/6/2015).
Santunan diterima istri korban, Yunita (47) dan tiga orang anaknya Ananda Muharlia (12), Nabila Zulkhalia (9) dan M Rasyid Ridho (7).
Santunan diserahkan oleh Walikota Medan Dzulmi Eldin, Danlanud Soewondo Kol Pnb Surya Chandra Siahaan, dan perwakilan event organizer Medan Air Show serta pengurus persatuan olahraga Paralayang.
"Santunan ini berupa uang tunai dan juga beasiswa bagi anak-anak almarhum, mereka juga akan dibantu oleh Pemko Medan untuk memudahkan proses pendaftaran di sekolah," kata Eldin.
Eldin menjelaskan, santunan beasiswa yang mereka serahkan tersebut akan menanggung seluruh kebutuhan sekolah ketiga anak korban hingga tingkat SMU.
"Karena sesuai peraturan kan yang ditanggung itu hingga SMU. Kalau untuk tingkat lanjutannya, nanti bisa dibicarakan," sebutnya.
Sementara itu, Danlanud Soewondo Kol Pnb Surya Chandra Siahaan mengatakan, penyerahan ini merupakan komitmen bersama dari seluruh pihak yang terlibat dalam pameran Medan Air Show 2015 lalu.
Selaku pemilik tempat penyelenggaraan, mereka juga berkewajiban ikut serta dalam memberikan santunan.
"Ini bentuk tanggungjawab kita bersama, karena musibah tersebut memang sama-sama tidak kita harapkan. Terlepas dari insiden tersebut, pelaksanaan Medan Air Show 2015 sebenarnya sudah berjalan sukses," ungkapnya.
Diketahui, kecelakaan paramotor dalam Medan Air Show 2015 lalu menewaskan seorang pengunjung bernama Ali Imran. Ia tewas tertimpa rangka tenda tempat jatuhnya paramotor yang terjatuh akibat mengalami tuis (gagal mesin). (BS-031)