Beritasumut.com - Tambang Emas Martabe melaksanakan Sosialisasi Hasil Evaluasi Kualitas Air Sisa Proses dan Purnabakti Tim Terpadu Pemantau Kualitas Air Sisa Proses Periode 2013-2015 di Alun-alun PT Agincourt Resources, Senin (15/6/2015.
Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Aldinz Rapolo Siregar selaku Ketua Tim Terpadu Pemantau Kualitas Air Sisa Proses Tahun 2013-2015 dalam sambutannya mengatakan tim yang dibawahinya telah melaksanakan tugasnya selama dua tahun memantau dan melakukan pemeriksaan terhadap air sisa proses limbah Tambang Emas Martabe.
"Kami pastikan sejauh ini tidak ada limbah yang mengkhawatirkan masyarakat setelah masuk pada Sungai Batangtoru karena masih berada di bawah ambang batas yang ditentukan," ujar Rapolo.
Diuraikan, tim terpadu dibentuk pada 19 Juli 2013 yang dikukuhkan dengan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor: 188.44/477/KPTS/2013 dengan tugas melaksanakan desiminasi dan sosialisasi hasil akhir kwalitas air limbah tambang emas PT Agincourt Resources khususnya kepada masyarakat lingkar tambang minimal enam bulan sekali dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
Pengambilan sampel air di Sungai Batangtoru dilakukan setiap bulannya untuk dilakukan uji laboratorium. Sebanyak lima kali hasil uji laboratorium, air limbah yang disalurkan ke Sungai Batangtoru masih memenuhi para meter baku mutu air limbah yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 202/2004.
Selanjutnya, Rapolo mengucapkan terima kasih kepada Tambang Emas Martabe, karena perusahaan tersebut mematuhi dan tetap berkomitmen menjaga lingkungan.
"Saya menilai sangat sukses. Terima kasih buat Tambang Emas Martabe yang telah berkomitmen baik menjaga lingkungan," katanya sambil menginstruksikan Camat Batangtoru agar secepatnya membentuk kembali tim terpadu pemantau kualitas air sisa proses sehingga tidak terjadi kekosongan.
Perwakilan Manajemen Tambang Emas Martabe Wasington Tambunan dalam sambutannya mengatakan, PT AR sangat menghargai konstribusi yang dilakukan tim selama dua tahun ini yang adalah merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan untuk memperhatikan lingkungan sekitar.
Sementara itu, Profesor Tanala Barus,mengatakan, sosialisasi hasil evaluasi kualitas air sisa proses selama dua tahun ini banyak yang sudah dilakukan untuk menjaga lingkungan.
"Eksploitasi yang kita lakukan dengan komitmen di dalam menjaga kualitas lingkungan dan sampai saat ini terjaga. Kita tidak melihat adanya pencemaran yang merusak lingkungan. Semoga komiten ini tetap dijaga, dan lebih baik lagi ke depan," ujarnya.
Camat Batangtoru Ahmad Raja Nasution, mengatakan, tim yang akan dibentuk tentunya melibatkan masyarakat dengan dipimpin kepala desa sehingga hasil yang diperoleh riil dan transparan. (BS-029)