8.700 Mahasiswa Dilibatkan Dalam Program Pendampingan Pertanian

Redaksi - Selasa, 09 Juni 2015 09:36 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062015/beritasumut_8-700-Mahasiswa-Dilibatkan-Dalam-Program-Pendampingan-Pertanian.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Setkab
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Beritasumut.com - Demi mewujudkan program kedaulatan pangan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, pemerintah melibatkan sekitar 8.700 mahasiswa dalam program pendampingan pertanian.

"Mereka dilibatkan dalam bentuk pendampingan dan nanti ke depan akan ada magang, seperti penyuluh. Mereka mengedukasi petani kita," ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman seusai mendampingi pengurus Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Se-Indonesia (FKPTPI) menghadap Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (8/6/2015).

Seperti dilansir situs Setkab RI, Amran berharap, tidak semua lulusan pertanian bekerja di bank, tapi karena menterinya sekarang pertanian, mereka akan kembali ke pertanian.

Ia menyebutkan, bersama para Dekan, Perwakilan Dekan Pertanian Seluruh Indonesia, pemerintah akan melanjutkan kerja sama dengan mahasiswa, para dosen. 

"Nanti kita akan kembangkan kewirausahaan bukan saja kita libatkan di lapangan, tapi kita nanti wirausahaan kita bangun bersama dengan dekan pertanian di Indonesia," papar Amran.

Sementara Sekretaris Jenderal FKPTPI Wan Abbas Zakaria menyebutkan, ke depan peran perguruan tinggi (PT) pertanian akan terus ditingkatkan untuk mewujudkan kedaulatan pangan di Tanah Air.

"Kita libatkan mahasiswa, dosen dan laboratorium untuk pembangunan pertanian ke depan termasuk pengembangan teknologi, SDM pemberdayaan kelembagaan petani," ujar Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lampung ini.

Menurut Wan Abbas, ada sekitar 500 demplot di seluruh Indonesia yang disiapkan untuk pengujian-pengujian teknologi pertanian. 

"Mudah-mudahan produktivitas meningkat, harga dijamin sehingga income meningkat, kesejahteraan petani juga meningkat," ujar Wan Abbas.

Wan Abbas juga menyebutkan ada program pendampingan oleh mahasiswa dan alumni PT Pertanian di 19 provinsi di Indonesia. 

"Harapannya produksi meningkat, indeks pertanaman meningkat, kesejahteraan petani juga meningkat," katanya.

Wan Abbas menyebutkan persoalan sektor pertanian sekarang ini pada dasarnya menyangkut masalah SDM terkait teknologi, perlunya penguatan kelembagan petani, akses kepada pasar, informasi, teknologi dan msalah-masalah infrastruktur seperti irigasi.

Presiden Jokowi, lanjut Wan Abbas,  mendukung berbagai program yang dilaksanakan FKPTP itu. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Polisi Bekuk Pelaku Tunggal Pembunuh Mahasiswa UMA di Patumbak Dijerat Pasal Berlapis dan Berat

Peristiwa

Gubernur Sumut Luncurkan Mudik Gratis Lebaran Bagi Mahasiswa di Luar Sumatera

Peristiwa

Ubah Lontar Jadi Pemanis Sehat: Ini Dia Inovasi Hebat Karya Mahasiswa UPER

Peristiwa

ULBI Kembali Buka Program Ikatan Dinas PosIND Bagi 100 Mahasiswa

Peristiwa

Dukung Keberlanjutan Perikanan, Mahasiswa UPER Rancang Prototipe Bisnis Hasil Tangkap Laut

Peristiwa

Universitas Paramadina Gelar Paramadina Leaders Camp untuk Pengembangan Kepemimpinan Mahasiswa