Beritasumut.com - Gangguan pemadaman listrik serta buruknya suplai air bersih selama ini harus menjadi perhatian serius semua pihak. Pemko Medan harus koordinasi dengan PT PLN dan PDAM Tirtanadi terkait jaminan pasokan listrik dan distribusi air bersih selama Ramadan 1436 H.
"Pemko Medan harus ikut membantu kedua perusahaan tersebut untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Medan. Manajemen PLN dan Tirtanadi harus dapat memastikan distribusi kepada masyarakat tidak terganggu selama Ramadan, khususnya di mesjid dan fasilitas lainnya," ujar Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Ramli di Medan, Ahad (7/6/2015).
Iswanda Ramli yang biasa Nanda Ramli menambahkan, manajemen PLN dan PDAM diharapkan dapat memahami dan mengantisipasi sejak dini. Sehingga, umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan dengan tenang.
Bukan itu saja sambung Nanda, kedua instansi tersebut diharapkan dapat menggratiskan biaya pemakaian beban di masjid dan musala selama Ramadan. Terutama kepada PDAM Tirtanadi supaya memprioritaskan kualitas air tidak keruh dan berlumpur.
Selain itu, Pemko Medan melalui Dinas Pertamanan diminta segera memperbaiki seluruh lampu penerangan jalan umum (LPJU) di setiap lingkungan.
"Semua lampu yang terpasang di lingkungan agar dipastikan hidup dan yang rusak supaya segera diperbaiki," tegas Nanda seraya menyebutkan penerangan lampu penting guna meminimalisir tindak kejahatan.
Begitu juga masalah harga sembako yang melambung tinggi menjelang Ramadan, Pemko Medan diminta harus menyikapi serius. Sebab kebutuhan masyarakat tidak boleh dikesampingkan.
"Kita harapkan tim Pemko Medan turun meninjau pasar dan mencari solusinya, kasihan masyarakat," terang politisi Golkar ini.
Begitu juga masalah keamanan, Nanda menekankan pihak Pemko Medan bersama pihak Kepolisian untuk meningkatkan keamanan di Medan. Aksi begal, geng motor, jambret, rampok dan pencurian lingkungan harus diberantas.
"Kita harapkan dukungan semua elemen masyarakat dapat membantu pihak Kepolisian demi terciptanya keamanan. Mari saling menjaga kerukunan beragama, agar umat Islam dapat menjalankan ibadahnya dengan tentram," ujarnya. (BS-001)