Ketua Umum PC PMII Deliserdang: Jadikan MEA Sebagai Tantangan

Redaksi - Jumat, 05 Juni 2015 07:24 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062015/beritasumut_Ketua-Umum-PC-PMII-Deliserdang--Jadikan-MEA-Sebagai-Tantangan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Ketua Umum PC PMII Kabupaten Deliserdang Bobby Niedal Dalimunthe (kanan) saat berbicara pada dialog mahasiswa bertema "Proteksi Gerakan Ideologisasi Komunis di Dunia Kampus, Menyambut Kesiapan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)”, Rabu (3/6/2015).

Beritasumut.com - Sebagai organisasi kemahasiswaan yang berpaham Ahlussunnah Waljamaah (Aswaja) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menjadikan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sebagai tantangan. Sebab, pasar bebas MEA akan membawa budaya dan perilaku, bahkan ideologi baru dari negara tetangga.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Pengurus Cabang (PC) PMII Kabupaten Deliserdang Bobby Niedal Dalimunthe,  pada dialog mahasiswa bertema "Proteksi Gerakan Ideologisasi Komunis di Dunia Kampus, Menyambut Kesiapan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)" yang digelar PC PMII Deli Serdang di Kampus STAIS Lubukpakam, Deliserdang, Rabu (3/6/2015).

Dalam dialog mahasiswa itu juga berbicara Plt Kaban Kesbangpolinmas Deliserdang Aler Simarmarta, dan Ketua I PC PMII Deliserdang Azlansyah Hasibuan. Sementara Kasatintel Polres Deliserdang yang seyogianya menjadi salah satu pemateri, berhalangan hadir karena harus mendampingi Kapolres Deliserdang melakukan kunjungan kerja.

Pasar bebas MEA, kata Bobby, harus dihadapi dan dipikirkan bersama agar tidak mengusik ideologi Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia. Namun tidak melupakan pluralisme yang menerima dan menjadikan perbedaan sebagai rahmat.

"Sebagai wadah kaum intelektual PMII menjadikan kampus sebagai salah satu wadah untuk memproteksi setiap kebijakan-kebijakan atau pengaruh-pengaruh buruk yang dapat menghancurkan umat Islam dan Bangsa Indonesia. Ini merupakan langkah kajian yang dianggap perlu dilakukan dan diestafetkan di organisasi-organisasi lain," kata Bobby.

Dalam kesempatan itu, Plt Kaban Kesbangpollinmas Deli Serdang Aler Simarmata mengatakan, apabila mahasiswa dan semua komponen bangsa taat terhadap agama, maka hal-hal buruk dari  pengaruh pasar bebas MEA tidak akan terjadi.

Karenanya, dia mengharapkan mahasiswa tidak pernah lari dari tridharma  perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

"Mahasiswa hendaknya berpacu meningkatkan prestasi agar mampu membentengi diri masing-masing dari paham-paham negatif yang berkembang dari arus globalisasi. Sebagai pemuda kita harus memiliki mental yang kuat dan berkarakter," tegas Simarmata.

Sedangkan Ketua I PC PMII Deli Serdang Azlansyah Hasibuan mengatakan, kegiatan dilakukan melihat kondisi kita hari ini yang kedatangan tamu luar negeri,baik pengungsi maupun pekerja asing.

"Intinya, kegiatan ini dimaksudkan agar mahasiswa dapat lebih mengerti dalam menyambut ASEAN Economic Community di negara kita yang akan berlaku dalam waktu yang tidak lama lagi," katanya.

Dia berharap, masyarakat Deliserdang khususnya dan masyarakat Sumatera Utara umumnya lebih memahami dan siap menghadapi pasar bebas  ASEAN Economic Community atau MEA. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Medan Siapkan Langkah Hadapi MEA

Peristiwa

Advokat Diminta Tingkatkan Kualitas Hadapi MEA

Peristiwa

Plt Gubernur Sumut Ajak Entrepreneur Muda Persiapkan Diri Hadapi MEA

Peristiwa

Sumut Harus Jadi Pemain di Era MEA

Peristiwa

Menaker: Indonesia Harus Jadi Pemenang MEA

Peristiwa

Trik Eldin Hadapi MEA: Kembangkan Ekonomi Kreatif Berbahan Limbah