Beritasumut.com - Lantai empat bangunan vihara di Kompleks Central Business District (CBD) Polonia, Medan, tiba-tiba runtuh saat pengecoran dilakukan, Kamis (4/3/2015).
Akibatnya, puluhan pekerja terluka akibat kejadian ini, tiga di antaranya bahkan kritis hingga tak sadarkan diri.
Informasi dihimpun, runtuhnya bagian lantai empa titu terjadi saat pekerja bangunan kembali bertugas seusai makan siang.
"Kejadiannya pas azan zuhur, menjelang jam 01.00 lah," ujar Mantri, seorang pekerja.
Mantri menambahkan, saat kejadian dia dan puluhan pekerja lainnya tengah melakukan pengecoran yang berlangsung sejak pagi hari.
"Aku sedang meratakan coran. Tiba-tiba di bagian belakangnya amblas. Yang lain juga tertarik," imbuhnya.
Akibat kejadian itu, Mantri dan puluhan orang lainnya terluka. Sebagian di antaranya dibawa ke RS Mitra Sejati, Jalan AH Nasution. Tiga di antaranya masih tidak sadarkan diri di ruang UGD.
Jumlah korban luka masih simpang siur. Namun, sejumlah pekerja menduga masih ada pekerja yang tertimbun reruntuhan.
Belum diketahui pasti penyebab runtuhnya bangunan itu. Namun, pekerja menduga peristiwa itu dipicu skafolding yang tidak kokoh.
"Soalnya di bagian belakang itu peranca skafoldingnya dari bambu, langsung menyokong dari dasar hingga lantai IV. Sementara sudah puluhan truk semen cor masuk ke sini," sebut Andri, seorang pekerja.
Meski sebagian lantai IV runtuh, pekerjaan tetap berlanjut. Aktivitas pembangunan tetap berlanjut, meskipun warga ramai mendatangi lokasi. (BS-001)