Jokowi Kunjungi Manado

Jangan Hanya Jargon, Aktualisasikan Gotong Royong

Redaksi - Jumat, 29 Mei 2015 00:06 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir052015/beritasumut_Jangan-Hanya-Jargon--Aktualisasikan-Gotong-Royong.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Setkab
Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana menghadiri puncak peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat di Manado, Sulut, Kamis (28/5/2015).
Beritasumut.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Iriana Jokowi telah berada di Manado, Sulawesi Utara, untuk sejumlah agenda di Manado dan sejumlah daerah di provinsi tersebut sejak Rabu (27/5/2015) malam.Seperti dilansir situs resmi Setkab RI, mengawali kegiatannya pada Kamis (28/5/2015) pagi, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana menghadiri puncak peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Xll seluruh Indonesia di Manado.Diawali dengan suguhan tarian penyambutan tamu yang dipersembahkan oleh Nyong Noni Bolang Mangondow, Presiden beserta Ibu Negara nampak begitu antusias melihat penampilan dari para penari.Dalam sambutannya Jokowi mengawalinya dengan mengingatkan masyarakat, bahwa empat hari lagi tanggal 1 Juni kita akan memperingati Hari Lahirnya Pancasila."Hari ini saya ingin mengingatkan semua apa yang dikatakan Bung Karno, Bapak Bangsa penggali Pancasila, bahwa dari kelima sila Pancasila kita dapat inti sarinya adalah pada Gotong Royong," kata Jokowi.Ditegaskan Presiden, bahwa tanggung jawab membangun bangsa ke depan harus dilakukan dengan cara musyawarah dalam memutuskan, dan gotong royong dalam bekerja. Ia menyebutkan, kekuatan rakyat Indonesia adalah gotong royong, dan dengan modal sosial ini rakyat bahu membahu menyelesaikan berbagai hambatan dan tantangannya ke depan."Gotong royong bukan hanya jiwa bangsa tapi juga modal sosial dalam menghadapi masa depan," tutur Jokowi.Menurut Jokowi, gotong royong harus dimaknai bukan hanya slogan, sebatas kata-kata atau jargon, tapi harus diaktualisasikan dalam pelaksanaan sehari-hari, dalam bekerja sehari-hari, diwujudkan dalam kehidupan masyarakat.Diakui Kepala Negara, memang tidak mudah untuk menjalankan semangat gotong royong di tengah kehidupan yang individualistik dan cenderung kompetitif, dan masih banyak dari kita yang bekerja sendiri dibanding bersama. "Inilah yang perlu saya ingatkan hari ini," kata Jokowi.Presiden menilai, Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat merupakan momentum bersama untuk mengingatkan arti pentingnya gotong royong, terutama generasi penerus yang akan memiliki tugas sejarah ke depan."Kita perlu menanamkan semangat gotong royong kepada generasi muda kita sebab merekalah pemegang masa depan kita. Generasi muda harus terbiasa dalam musyawarah dan memutuskan dan gotong royong dalam bekerja," tutur Kepala Negara.Pada kesempatan itu, Jokowi menyampaikan penghargaan dan apresiasinya kepada Tim Penggerak PKK, baik tingkat pusat maupun daerah atas pencapaian yang selama ini dikerjakan.Ke depan, kata Presiden, ia ingin melihat PKK tumbuh sebagai sebuah kekuatan dan berperan lagi di bidang pendidikan, kesehatan, program kesejahteraan rakyat sampai tingkat bawah dan akar rumput.Tampak hadir dalam acara tersebut antara lain Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Ketua Umum PKK Tingkat Pusat Erni Kuntarti Tjahjo Kumolo, dan Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Lau Simeme

Peristiwa

Panglima TNI Sematkan Brevet Kehormatan Hiu Kencana Kepada Presiden RI di atas KRI RJW-992

Peristiwa

Presiden Tekankan Pentingnya Bangun SDM Unggul untuk Tingkatkan Daya Saing Global

Peristiwa

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Pamukkulu Berkapasitas 82 Juta Meter Kubik

Peristiwa

Presiden Jokowi Kecam Keras Serangan Israel ke Rafah

Peristiwa

Presiden Tegaskan Pemerintah Bantu Relokasi Korban Banjir dan Bangun Sabo Dam di Sumatera Barat