Beritasumut.com - Walikota Medan Dzulmi Eldin diwakili Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Busral Manan, membuka Festival Nasyid Tingkat Kecamatan Medan Tuntungan di Aula Akademi Kebidanan (Akbid) Senior, Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (28/5/2015). Selain ingin melestarikan dan mengembangkan seni nasyid di tengah masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan dapat membentengi diri, terutama generasi muda dari pengaruh budaya luar.Busral mengingatkan, budaya luar saat ini sudah mendominasi para generasi muda melalui perkembangan teknologi dan informasi. Jika generasi muda tidak cerdas menyikapinya, tentunya dapat berakibat fatal bagi mereka. Untuk itu melalui festival nasyid ini, Busral berharap para generasi muda dapat mengenal lebih jauh dan mencintai seni nasyid."Sentuhan kata dalam syair nasyid dapat menggugah nurani insaniah, sehingga mampu mempengaruhi dan memberi pencerahan bagi yang melaksanakan maupun mendengarkannya. Di samping itu seni nasyid juga dapat membentengi masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa yang menjunjung nilai-nilai budaya dan moral," kata Busral.Karena itulah Busral sangat mengapresiasi dan mendukung penuh festival nasyid yang digagas Camat Medan Tuntuntan Gelora Kurnia Putra Ginting SSTP. Sebab, kegiatan ini turut membantu Pemko Medan dalam pembangunan mental dan spiritual masyarakat kota Medan. Jika seluruh kecamatan menggelar festival nasyid seperti ini, Busral optimis masyarakat Kota Medan akan menjadi masyarakat yang religius dan mencintai keindahan lafaz Ilahi.Camat Medan Tuntungan Gelora Kurnia Ginting dalam laporannya mengatakan, tujuan dilaksanakannya festival nasyid ini dilakukan sebagai upaya dan sarana untuk meningkatkan pembinaan seni nasyid di Kecamatan Medan Tuntungan. Dia berharap seni nasyid ini dapat berkembang di Kecamatan Medan Tuntungan, mengingat syair dan liriknya mengandung nilai-nilai moral religius dan edukatif.Selain itu tambah Gelora lagi, festival nasyid ini digelar untuk meningkatkan tali siltaruhami dan ukhuwah Islamiyah dalam rangka mewujudkan kebersamaan. Jika kebersamaan sudah terwujud, Gelora yakin seluruh program Pemko Medan akan mendapat dukungan penuh dari seluruh masyarakat. "Seluruh program pembangunan maupun persoalan yang timbul, pasti dapat kita selesaikan dengan kebersamaan," ungkapnya.Dijelaskan Gelora, festival ini diikuti 15 peserta yang akan akan bertanding untuk tiga kategori yaitu ibu-ibu, remaja dan anak-anak. Diharapkan, festival ini akan melahirkan peserta berkualitas sehingga dapat mengharumkan nama Kecamatan Medan Selayang di festival nasyid tingkat Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara serta nasional. (BS-001)