Pentas Kreatifitas Seni Pukau Pengunjung

Redaksi - Minggu, 24 Mei 2015 16:11 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir052015/beritasumut_Pentas-Kreatifitas-Seni-Pukau-Pengunjung.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Tortor Siburuk.

Beritasumut.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan kembali menggelar event bertajuk Pentas Kreatifitas Seni dan Budaya Rakyat 2015 untuk ketiga kalinya di tahun ini.

Kegiatan menampilkan sejumlah tarian asli Sumatera Utara (Sumut) ini diadakan di Open Stage Amaliun Foodcourt, Jalan Amaliun, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (23/5/2015) malam.

‪Sejak dibuka mulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB, acara ini berhasil memukau pengunjung Amaliun Foodcourt. 

Acara ini langsung dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Medan Busral Manan didampingi Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Fahmi Harahap dan Kepala Seksi (Kasi) Hiburan Umum Bagindo Uno Harahap.

Sanggar Seni Citra Budaya binaan Disbudpar Medan tampil memukau pengunjung dengan aneka tarian multietnik yakni The Great Malay (Melayu), Tolu Sahundulan (Simalungun), He Ono Alawe Maena (Nias), Endeng-endeng (Tapanuli Selatan), Tortor Siburuk (Toba) dan Sikacang Koro (Karo).

Kadisbudpar Medan Bursal Manan mengatakan pentas Pentas Kreatifitas Seni dan Budaya Rakyat diadakan guna menggairahkan kembali budaya dan seni multietnik di Medan.

"Kita ingin mengukuhkan Kota Medan sebagai kota budaya dan seni. Kita akan mengadakan acara seperti ini secara kesinambungan. Kegiatan ini akan kita tata," katanya.

Busral berharap dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk para stakeholder yang bergerak di bidang seni dan budaya.‬

‪"Terima kasih atas dukungan semua pihak atas terselenggaranya kegiatan ini, terutama Manajemen Amaliun Foodcourt. Acara ini kita harapkan dapat mengukuhkan Kota Medan sebagai kota budaya dan seni," kata Busral.

Kabid Kebudayaan Disbudpar Kota Medan Fahmi Harahap menambahkan, dipilihnya Amaliun Foodcourt sebagai tempat acara, selain berada di tengah kota dan dikelilingi banyak hotel dan penginapan, pusat jajanan itu juga dekat dengan objek wisata sejarah seperti Masjid Raya Al Mashun, Taman Sri Deli, dan Istana Maimun.‬

‪"Lihat saja diantara ratusan pengunjung yang menyaksikan acara ini. Mereka sangat antusias menyaksikan pertunjukan demi pertunjukan yang ditampilkan," jelas Fahmi.

Sementara Pimpinan Sanggar Tari  Citra Budaya binaan Disbudpar Medan Rahmawati memberikan apresiasi kepada Disbudpar yang telah mengembangkan kreatifitas anak muda untuk mencintai tarian tradisional.

"Acara ini sangat bagus dan memotivasi kawula muda untuk mencintai tarian tradisional. Lihat saja banyak para penonton yang didominasi anak muda yang melihatnya," akunya.

Untuk itu, ia berharap acara seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan. "Kita berharap acara seperti ini tidak berhenti sampai disini saja," pungkasnya. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Hujan, Pentas Kreatifitas Seni dan Budaya Disbudpar Medan Ramai Pengunjung

Peristiwa

Pentas Kreatifitas Seni dan Budaya Medan Pukau Warga