Din Syamsuddin Ajak Umat Islam Medan Terapkan Hablum Minallah & Hablum Minannas

Redaksi - Minggu, 17 Mei 2015 20:43 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir052015/beritasumut_Din-Syamsuddin-Ajak-Umat-Islam-Medan-Terapkan-Hablum-Minallah---Hablum-Minannas.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Kiri-kanan: Pangkosek Hanudnas III Marsma TNI Arif Mustofa, Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, Ketua Umum MUI Din Syamsuddin, Walikota Medan berdoa pada peringatan Isra Miraj.

Beritasumut.com - Sekitar 10.000 umat Islam Kota Medan menghadiri peringatan Isra Miraj 1436 H di Lapangan Merdeka, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (16/5/2015). 

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekaligus Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin bertindak selaku penceramah. Melalui peringatan Isra Miraj ini, seluruh umat yang hadir diajak untuk mengembangkan hablum minallah (hubungan dengan Allah) dan hablum minannas (hubungan dengan manusia) dalam kehidupan sehari-hari.

Jika hablum minallah dan hablum minannas dapat dikembangkan, Din optimistis keinginan Walikota Medan Dzulmi Eldin untuk menjadikan Medan sebagai kota religius, nyaman, peduli, bedaya saing dan sejahtera akan terwujud. Di samping itu juga Ibukota provinsi Sumatera Utara ini akan menjadi kota ilmu pengetahuan, pusat ibadah dan kota berahlak.

"Apa yang saya sampaikan ini bukan pendapat pribadi melainkan apa yang terkandung dalam Alquran. Sebaliknya jika umat Islam tidak mampu mengembangkan hablum minallah dan hablum minannas, maka keinginan itu tidak dapat diwujudkan. Di samping itu kemiskinan dan kehinaan akan menimpa warga kota tersebut," kata Din.

Selain itu tambah Din, jika umat Islam mampu mengembangkan dan menjalankan hablum minallah dan hablum minannas dengan baik, maka Allah SWT akan menaikkan derajat dan memuliakannya. Untuk itulah setelah mengikuti peringatan Isra Miraj ini, Din mengajak umat Islam Kota Medan untuk segera menerapkan hablum minallah dan hablum minannas dalam kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya Din mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk menegakkan salat. Sebab, salat merupakan oleh-oleh utama yang dibawa Nabi Besar Muhammad SAW ketika menjalani Isra Miraj. Jadi umat Islam wajib melaksanakan salat, terutama salat lima waktu. 

"Barang siapa yang menegakkan saalat, berarti mereka menegakkan agamanya. Sebaliknya jika mereka meninggalkan salat, berarti mereka menghancurkan agamanya," tegas Din.

Tidak hanya salat, Din juga mengajak umat Islam untuk menguasai ekonomi dan ilmu pengetahuan. Apabila itu tak mampu dikuasai, umat Islam akan menjadi mangsa bagi orang-orang yang menguasai ekonomi dan ilmu pengetahuan. Kemudian dia mengingatkan lagi, umat Islam mulai saat ini jangan hanya berhenti kepada yang sifatnya sebatas seremoni tetapi harus berlanjut sampai substansi.

Sebelumnya Walikota Medan Dzulmi Eldin dalam sambutannya mengatakan, melalui peringatan Isra Miraj ini dapat lebih mempertebal lagi keyakinan kepada Allah SWT. Kemudian meyakini kebenaran akan risalah kenabian Nabi Muhammad SAW, serta lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan pencipta alam semesta.

Mantan Sekda Kota Medan ini kembali menambahkan, salah satu tanda-tanda kota religius adalah suburnya pelaksanaan program-program yang bersifat keagamaan seperti penyediaan parsarana ibadah, peringatan hari-hari besar keagamaan, salat berjamaah serta mengaji bersama.

"Untuk itulah Pemko Medan terus berupaya mendorong dan memperluas pengembangan pembangunan yang berdimensi sosial keagamaan, antara lain dengan rencana pembangunan Islamic Centre di bagian utara Kota Medan, termasuk membangun sarana ibadah di lokasi terbuka hijau seperti Lapangan Merdeka, Medan," ungkap Walikota.

Di samping itu Pemko Medan, jelas Walikota, juga senantiasa mengajak warganya untuk bergandengan tangan meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana ibadah secara partisipatif. Lalu bersama-sama melaksanakan kegiatan keagamaaan Safari Jumat, Safari Subuh, Maghrib Mengaji, termasuk melaksanakan peringatan Israj Miraj maupun Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.

Kemudian Walikota mengingatkan, esensi peringatan Isra Miraj untuk mendorong semua terus membangun dan mengembangkan peradaban Islam yang mengedepankan perdamaian, keadilan, keseimbangan, toleransi dan kebersamaan. Semua itu bertumpu kepada konsep Rahmatan Lil Alamin,  artinya Islam yang membawa rahmat bagi alam semesta. Termasuk, mendorong peningkatan solidaritas umat dalam menjaga dan memelihara harmoni sosial.

"Saya juga berharap melalui peringatan Isra Miraj ini, para pegawai semakin termotivasi dengan meneladani sikap-sikap Nabi Besar Muhammad SAW sehingga dapat menerapkannya ketika menjalankan tugas sehari-hari dengan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat," harapnya.

Peringatan Isra Miraj turut dihadiri Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, Pangkosek Hanudnas III Marsma TNI Arif Mustofa, Wagub Sumut Tengku Erry Nurhadi, Plh Sekda Sumut R Sabrina, Ketua TP PKK Kota Medan Rita Maharani, ibu-ibu pengajian dan majelis zikir, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, pimpinan SKPD, serta camat se-Kota Medan. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Walikota Medan dan Ratusan Umat Islam Salat Gerhana di Masjid Amaliyah

Peristiwa

Sambut Tahun Baru Islam, Ribuan Umat Islam Pawai Obor di Medan

Peristiwa

Koalisi Merah Putih Hasil Diskusi Rutin Tokoh Umat Islam

Peristiwa

Jangan Jadikan Revisi Perda Pajak Hiburan Kado Pahit Buat Umat Islam di Medan Jelang Ramadhan