Beritasumut.com - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, ratusan massa buruh dan mahasiswa yang tergabung dalam Konsolidasi Gerakan Rakyat Sumatera Utara (KGR-SU) melakukan aksi di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (1/5/2015).
Dalam aksinya, massa melakukan teatrikal yang menggambarkan kondisi Bangsa Indonesia saat ini.
Dalam teatrikal itu menggambarkan beberapa lulusan mahasiswa pontang-panting mencari pekerjaan. Untuk mendapatkan pekerjaan, para mahasiswa lulusan terbaik harus mengeluarkan uang Rp100 juta untuk mendapatkan pekerjaan.
Setelah beberapa lama bekerja, mereka malah di-PHK secara sepihak oleh pengusaha tanpa alasan yang jelas. Karena kondisi tersebut, akhirnya mereka pun menjadi pemulung, karena susahnya mendapat pekerjaan di zaman sekarang.
"Beginilah nasib bangsa kita saat ini. Setelah mahasiswa tamat, mereka masih harus berjuang untuk mendapatkan pekerjaan. Membayar bahkan menjual ijazah," ujar Koordinator Aksi Ronald.
Massa aksi juga menginjak-injak seorang pria yang berperan sebagai pemilik modal yang semena-mena meminta uang masuk untuk bekerja lalu menghentikan pekerjanya sesuka hati. (BS-031)