Beritasumut.com - Tiga pekerja dilaporkan tewas setelah kapal tanker milik PT Pertamina yang tengah mereka perbaiki meledak di Belawan. Polisi masih menyelidiki penyebab ledakan ini.
"Kejadiannya kemarin sore sekitar pukul 17.00 WIB, tapi kami baru mendapat laporan sekitar pukul 20.30 WIB. Faktanya ada 3 orang tewas," ujar Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aswin Sipayung saat dihubungi wartawan, Selasa (14/4/2015).
Dia menjelaskan, kapal yang meledak sedang dalam perbaikan di salah satu dok di Pelabuhan Belawan. Ketika itu, puluhan pekerja perusahaan perbaikan kapal, termasuk ketiga korban, tengah bertugas di sana.
Informasi dihimpun di RSUD Pirngadi Medan, ketiga korban tewas masing-masing Minarto (33) warga Medan Marelan, Suharto (50) warga Gaperta, dan Martin (35) warga Sungai Mati, Medan Labuhan.
Akibat ledakan itu kapal terbakar. Ketiga pekerja itu mengalami luka bakar, namun ada dugaan mereka tewas akibat keracunan asap. Jenazah mereka kemudian dibawa ke RSUD Pirngadi Medan sekitar pukul 21.00 WIB.
"Kami masih menunggu hasil autopsi," jelas Aswin.
Dia memaparkan, polisi masih menyelidiki kasus kebakaran ini. Lima orang sudah diambil keterangan.
Sementara External Relations PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I Brasto Galih Nugroho membenarkan kapal yang meledak itu merupakan milik Pertamina. Dia juga memastikan yang meledak merupakan kapal tanker.
"Benar, itu kapal Pertamina yang sedang diperbaiki di perusahaan lain," ucapnya. (BS-001)