Dituduh Dukun Santet, Sahnon Diamuk Massa Hingga Tewas di Natal

Redaksi - Minggu, 29 Maret 2015 23:03 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042015/beritasumut_Dituduh-Dukun-Santet--Sahnon-Diamuk-Massa-Hingga-Tewas-di-Natal.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Ilustrasi.
Beritasumut.com - Dituduh dukun santet, Sahnon (65) warga Desa Bintuas, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), dihajar massa hingga tewas, Ahad (29/3/2015) dinihari. Rumah milik Sahnon juga dibakar.Camat Natal Sahrul yang dikonfirmasi melalui telepon menjelaskan kejadian berawal saat warga menuduh Sahnon sebagi dukun santet di kampung tersebut.Setelah itu, amukan massa tidak terbendung lagi. Masyarakat mengeroyok Sahnon hingga tewas. Rumah panggung milik Sahnon juga dibakar warga."Saya harap, kalau ada yang seperti itu supaya jangan main hakim sendiri. Mari bicarakan dengan baik, jangan main hakim sendiri," harapnya.Kapolsek Natal AKP Jamaluddin yang juga dikonfirmasi melalui telepon mengatakan peristiwa pembunuhan dan pembakaran rumah tersebut tidak direncanakan oleh massa.Peristiwa pembunuhan dan pembakaran rumah milik Sahnon berawal dari dugaan Sahnon dukun santet, sehingga massa tidak bisa menahan diri untuk melakukan tindakan tersebut.               Aparat kepolisian dan koramil yang mendapatkan informasi kejadian itu, langsung turun ke lokasi. Sampai di lokasi anggota kepolisian dan koramil dihalangi masyarakat. Tidak hanya itu, massa juga menyerang aparat. Akibat kejadian ini, ada anggota yang mengalami luka ringan, jelasnya.               Tidak lama kemudian kepolisian dan koramil berhasil menenangkan warga Desa Bintuas. Aparat kepolisian kemudian bisa membawa jenazah Sahnon ke RSU Natal guna diotopsi.Untuk mengantisipasi keributan susulan, aparat telah melakukan penjagaan di Bintuas, pungkas Kapolsek. (BS-026)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Susun RPJMD, Gubsu Beri Waktu 3 Bulan

Peristiwa

5 Hal Ini Yang Diamanatkan Gubsu Saat Lantik Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal

Peristiwa

Gubsu Lantik Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal

Peristiwa

Pencuri Sepeda Motor Ditangkap Saat Natal

Peristiwa

Jelang Natal, Plt Gubernur Sumut Sidak Pasar

Peristiwa

Pj Wali Kota Terima Audiensi Panitia Natal Pemko Medan