Pembebasan Visa Untuk Memicu Kunjungan Wisatawan

Redaksi - Minggu, 29 Maret 2015 14:58 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir032015/beritasumut_Pembebasan-Visa-Untuk-Memicu-Kunjungan-Wisatawan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Kiri-kanan: Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Arif Yahya dan Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi. (Ist)
Beritasumut.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly mengatakan, pemerintah pusat telah memberikan bebas visa untuk 45 negara yang sebelumnya hanya 30 negara. Pembebasan visa ini dimaksudkan untuk memicu tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.Hal itu disampaikan Yasonna dalam acara peringatan 10 tahun gempa Nias sekaligus peletakan batu pertama Monumen Gempa Nias di lokasi reklamasi Jalan Susur Pantai, Kota Gunung Sitoli, Sabtu (28/3/2015).Hadir dalam acara tersebut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Arif Yahya, Duta Besar (Dubes) Republic Seychelles untuk ASEAN Nico Barito, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Tengku Erry Nuradi, Bupati Kutai Timur selaku Ketua Umum Assosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apakasi) Isran Noor, Walikota Gunung Sitoli Martinus Lase, Bupati Nias Shokizatulo Laoly, Bupati Nias Utara Edward Zega, Bupati Nias Barat A Aroziduhu Gulo, Bupati Nias Selatan Idealisman Dachi, Dandim 0213/Nias Letkol Inf Luhut Bernandus Sidabariba, FKPD Kepulauan Nias, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat. "Pemerintah pusat juga melakukan berbagai kebijakan untuk mendorong tingkat kunjungan wisata di Indonesia, teramuk ke Kepulauan Nias. Mari kita bangun pariwisata di Nias, dampak positif dari kebijakan bebas visa yang diberlakukan," ajak Yosanna.Yosanna juga berpesan kepada Walikota dan Bupati di Kepulaun Nias untuk membuat program khusus kepada masyarakat dengan tujuan memberikan pemahaman untuk menerima kehadiran orang luar yang datang berwisata."Dalam banyak diskusi, kita sering membahas tentang kultur masyarakat Nias. Untuk mendukung Nias sebagai destinasi wisata internasional, masyarakat harus membuka diri dengan kehadiran pengunjung," saran Yosanna. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pemberlakuan Bebas Visa Diharapkan Dongkrak Kunjungan Wisatawan Cina ke Sumut

Peristiwa

Wisatawan 45 Negara Bebas Visa Berkunjung ke Indonesia

Peristiwa

Sumut Targetkan Kunjungan Wisatawan Tahun 2014 Mencapai 1 Juta Orang