Pemerintah Se-Tabagsel Komit Dukung UGN Jadi PTN

Redaksi - Jumat, 20 Maret 2015 12:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir032015/beritasumut_Pemerintah-Se-Tabagsel-Komit-Dukung-UGN-Jadi-PTN.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ketua YADPI Azis Fachri Harahap (empat kiri) membeberkan langkah-langkah yang sudah ditempuh pihak Yayasan bersama Rektor UGN Erwin Masrun Harahap (tiga kanan)  dihadapan BEM, alumni, mahasiswa, dosen UGN dan wartawan di Aula Kampus UGN, Jalan
Beritasumut.com - Pemerintah Se-Tapanuli Bagian Selatan (Tabgsel) yang meliputi Pemko Padang Sidimpuan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kabupaten  Padang Lawas Utara (Paluta), dan Kabupaten Padang Lawas (Palas) solid dan komit mendukung  Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Universitas Graha Nusantara Padang Sidimpuan, menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Dukungan penegerian UGN diberikan pemerintahan Se-Tabagsel melalui kepala daerah dan pimpinan DPRD masing-masing.  "Dukungan pemerintah dan DPRD Kabupaten dan Kota Se-Tabagsel menjadi syarat utama penegerian UGN dan itu sudah kita kantongi. Namun dukungan politik seperti itu saja belum cukup kalau tidak dibarengi dengan dukungan dana," ungkap Ketua Yayasan Darma Bakti Pendidikan Indonesia (YADPI) yang menaungi PTS UGN Azis Fachri Harahap didampingi Soripada Harahap, Rustam Efendi Lubis dan Rektor UGN Erwin Masrun Harahap dihadapan  BEM UGN, alumni, mahasiswa dan wartawan di Aula UGN, Jalan Sutomo, Padang Sidimpuan, Rabu (18/3/2015).Selanjutnya ia berharap pemerintah dan DPRD dari lima Kabupaten/Kota Se-Tabagsel bersedia menampung anggaran pendanaan untuk memuluskan langkah UGN jadi PTN melalui APBD. Sedangkan terkait adanya tudingan bahwa pihak YADPI dan Rektorat kurang kompak dan kurang solid Azis Fachri menampik hal tersebut. Bahkan dia tegaskan  pihak Yayasan  ikhlas melepaskan status PTS UGN menjadi PTN UGN. "Kami dengan pihak rektorat tetap solid dan kompak berjuang ke pemerintah pusat supaya secepatnya UGN ini menjadi PTN," tutur Azis. Pada kesempatan itu, orang nomor satu di YADPI ini mengajak semua pihak khususnya warga Tabagsel yang memiliki kedudukan penting di pusat supaya ikut memperjuangkan penegerian UGN. "Rekan-rekan wartawan kami harap juga memberikan kontribusi melalui tulisan di media agar aspirasi dan usulan warga Tabagsel menjadikan UGN jadi PTN sampai ke pemerintah pusat dan Bapak Presiden Joko Widodo," ajaknya.Sementara itu Rektor UGN Erwin Masrun Harahap menjelaskan upaya dan langkah yang telah ditempuhnya ke pemerintah pusat agar UGN ini secepatnya direkomendasikan jadi PTN di Tabagsel. "Sejak beberapa tahun terakhir ini, kami tidak pernah berhenti mengupayakan penegrian UGN ke pemerintah pusat dalam hal ini Dirjen Dikti Kemenristek, seluruh persyaratan yang diminta sudah kita lengkapi, mudah-mudahan tidak berapa lama lagi usulan kita direalisasikan pemerintah," katanya. PTS UGN yang berdiri sejak Tahun 1985 silam memang sudah sepantasnya menjadi PTN sehingga para tamatan SLTA/sederajat di Tabagsel tidak pergi jauh-jauh untuk kuliah di PTN yang membutuhkan biaya tinggi. Apalagi lahan seluas 40 ha yang sudah bersertifikat sebagai salah satu syarat penegerian UGN telah dihibahkan Pemkab Tapsel untuk dijadikan lokasi bangunan kampus UGN apabila nantinya sudah menjadi PTN. Pertemuan pihak YADPI, Rektor, BEM, Mahasiswa, alumni serta wartawan yang dipandu Dosen Yuswin Harputra ini mengambil kesepakatan supaya sama-sama berjuang melalui posisi masing-masing  agar UGN ini secepatnya jadi PTN. (BS-029)


Tag:

Berita Terkait