Akankah Sebutan Madina Serambi Makkah Sumut Bertahan?

Redaksi - Kamis, 26 Februari 2015 23:51 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir022015/beritasumut_Akankah-Sebutan-Madina-Serambi-Makkah-Sumut-Bertahan-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Beritasumut.com – Perkembangan tempat hiburan malam seperti kafe dan karaoke yang menyediakan wanita penghibur cukup pesat di Kabupaten Mandailing Natal (Madina)."Dengan kondisi seperti ini akankah sebutan Serambi Makkahnya Sumatera Utara akan terus melekat pada Kabupaten Madina," ujar Bendahara PC GP Ansor Madina Khairul Andi Nasution kepada beritasumut.com di Panyabungan, Kamis (26/2/2015) malam."Malam ini saya telah keliling Kota Panyabungan. Perkembangan tempat hiburan malam di Panyabungan cukup pesat dan ramai dikunjungi wanita malam," imbuh Andi.Kalau ini terus di biarkan, bisa-bisa sebutan Serambi Makkah itu akan hilang digerus zaman. Padahal sebutan Serambi Makkah atau Kota Santri Madina cukup dikenal di luar daerah. Untuk itu Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution yang baru saja pulang umroh harus menertibkan tempat hiburan malam di Madina."Izin kafe, karaoke dan hotel perlu ditinjau ulang oleh Pemkab Madina. Wanita malam harus dilarang berada di kafe, karaoke dan hotel," tegasnya.GP Ansor Madina siap membantu pemerintah melakukan penertiban, pungkas Andi. (BS-026)


Tag:

Berita Terkait