Dewa Rezeki Kumpulkan Koin Untuk Australia

Redaksi - Senin, 23 Februari 2015 21:04 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir022015/beritasumut_Dewa-Rezeki-Kumpulkan-Koin-Untuk-Australia.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Dewa Rezeki mengumpulkan angpau. (Ist)
Beritasumut.com – Pengumpulan koin sebagai simbol protes kepada Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, yang mengungkit bantuan tsunami Aceh juga terjadi di Medan. Sebuah restoran di kota ini mengorganisir aksi itu.Restoran di Jalan T Cik Ditiro Medan itu menggunakan "Dewa Rezeki" untuk mengumpulkan angpau dan koin dari para pengunjung dan siswa sekolah. Sumbangan itu dijadikan simbol untuk pengembalian bantuan dari Australia itu.Seorang karyawan restoran mengenakan kostum layaknya Dewa Rezeki dalam kepercayaan sebagian masyarakat Cina. Dia berkeliling dari meja ke meja pengunjung untuk mengumpulkan angpau. Mereka juga ke luar ruangan dan mengumpulkan koin dari siswa sekolah."Hasil dari gerakan angpau untuk Australia ini akan kita akan serahkan kepada perwakilan Australia yang ada di Medan. Ini inisiatif kita sebagai warga Medan, untuk membantu teman-teman di Aceh yang telah mengumpulkan koin untuk mengembalikan bantuan Australia yang diungkit menyusul rencana eksekusi mati warga negara mereka," ucap Ahmadi, manajer restoran, Senin (23/2/2015).Aksi ini mendapat tanggapan positif dari sejumlah pengunjung restoran. Siswa sekolah yang ada di Jalan T Cik Ditiro juga turut menyerahkan sumbangannya."Menurut saya kegiatan ini sangat baik, jadi kita itu berpartisipasi supaya negara kita ini tidak dianggap remeh oleh negara lain," Setia Ningsih, seorang pengunjung restoran."Kita pasti keberatan dan tersinggung dengan ucapan PM Australia. Bantuan tsunami kan bantuan kemanusian, jadi jangan dikait-kaitkan dengan upaya  dengan sikap tegas pemerintah untuk menyelamatkan generasi bangsa kita," kata Marisihuli Panjaitan, pengunjung restoran lain.Sebelumnya, pernyataan PM Australia Tony Abbott terkait rencana eksekusi mati dua warga negaranya dinilai sebagian kalangan telah menyinggung bangsa Indonesia. Ucapannya diartikan sebagai upaya mengungkit-ungkit  kembali bantuan yang mereka berikan kepada Indonesia, termasuk pada saat tsunami di Aceh. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait