Beritasumut.com – Mobil Dinas Pemkab Padanglawas Utara (Paluta) pick up BB 8006 J yang dikendarai Hadi Yahya Harahap (27) warga Padangsidimpuan menabrak sepeda motor BB 3078 HP yang dikendarai Brigadir Dippos Sinambela anggota Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) berboncengan dengan Juni Sondang Manalu di Jalinsum, Desa Pargarutan Tonga, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Rabu (18/2/2015). Akibat tabrakan itu, Brigadir Dippos Sinambela meninggal dunia di lokasi kejadian sementara istri korban Juni Sondang Manalu mengalami kritis akibat luka berat di bagian kepala dan tubuhnya dan keduan korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Padangsidimpuan. Informasi yang dihimpun wartawan, tabrakan maut terjadi sekira pukul 08.00 WIB. Saat itu, dari kediaman korban di sekitar Panompuan hendak mengantarkan istrinya bertugas ke Puskesmas Pargarutan dengan mengenderai sepeda motor BB 3078 HP. Setibanya di kawasan Jalinsum, Desa Pargarutan, sebuah mobil pick up plat merah dengan nomor polisi BB 8006 J yang dikemudikan Hadi Yahya Harahap dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi hingga lepas kendali langsung menabrak kenderaan korban hingga keduanya terserat ke halaman rumah warga yang ada di lokasi kejadian.Usai kejadian, pengemudi mobil dinas Pemkab Paluta itu melarikan diri karena diduga takut menjadi bulan-bulanan massa yang terbawa emosi melihat kejadian tragis tersebut.Kejadian duka cita itu tak urung membuat duka bagi rekan dan atasan Brigadir Dippos Sinambela. Dipimpin Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Parluatan Siregar melaksanakan upacara pemakaman dan penghormatan terakhir kepada Brigadir Dippos Sinambela di kediaman korban sekitaran Desa Panompuan Kecamatan Angkola Timur, hingga diantar untuk dikebumikan di perkuburan umum, Kelurahan Aek Tampang, Padangsidimpuan, Kamis (19/02/2015).Korban meninggalkan seorang istri Juni Sondang Manalu, seorang putri Fani Sinambela (2) dan seorang putra yang masih berumur beberapa bulan.Kapolres Tapsel AKBP Parluatan Siregar mengatakan, saat ini pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan terhadap kejadian itu.Terpisah, salah seorang kerabat korban, A Bakara kepada wartawan mengatakan bahwa Brigadir Dippos Sinambela semasa hidupnya adalah seorang polisi yang baik, ramah, selalu menjaga ucapannya agar tidak membuat orang lain merasa sakit hati dan berbuat baik terhadap sesama."Kita sangat merasa kehilangan, namun saat ini kita hanya bisa mendoakan semoga Tuhan menerimanya disisi-Nya, dan kepada keluarga agar tabah menerima kenyataan ini," ujarnya seraya mengharapkan agar pengemudi mobil dinas Pemkab Paluta itu agar mendapat hukuman yang seberat-beratnya sesuai perbuatannya yang menghilangnya nyawa Brigadir Dippos Sinambela. (BS-029)