Beritasumut.com – Razia penyakit masyarakat (Pekat) oleh Polres Mandailing Natal (Madina), Satpol PP dan Polisi Milter, Sabtu (14/2/2015) hingga Ahad (15/2/2015) dinihari, diduga bocor. Akibatnya banyak kafe dan hotel yang sepi pengunjung."Kita mengapresiasi kinerja polisi yang melakukan razia pekat di hotel dan kafe di wilayah hukum Polres Madina sehingga berhasil mengamankan 22 laki-laki dan empat perempuan. Yang kita sayangkan, kenapa razia tersebut bocor, hingga di salah satu karaoke di Panyabungan sepi. Biasanya tempat karaoke itu ramai PSK," ujar Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muslim Madina (IM3) Zainal Arifin di Panyabungan, Senin (16/2/2015).Berdasarkan investigasi yang dilakukan, karaoke yang berada di Panyabungan tepatnya di Lingkar Timur tersebut selalu ramai PSK. Mereka selalu mangkal di Pasar Lama setelah selesai karaoke di kafe tersebut. "Informasi yang kita terima para PSK tersebut berdatangan dari luar Madina," jelas Zainal.Ia berharap pemerintah maupun polisi lebih serius memberantas peyakit masyarakat, khususnya PSK. "Kalau ingin kami dilibatkan, kami siap turun ikut untuk melakukan razia demi untuk Madina," imbuhnya.Karena dengan maraknya PSK di Madina dampaknya sangat buruk. Selain merusak citra Madina yang dikenal Serambi Makkahnya Sumut, juga bisa merusak moral pemuda di Madina."Saya akan terus memberantas penyakit masyarakat di Madina terutama terkait maraknya PSK di Madina," pungkas Zainal. (BS-026)