Beritasumut.com – Masyarakat Kecamatan Ulu Pungkut mengharapkan adanya perhatian pemerintah di bidang insfrastruktur, pertanian dan pendidikan.Hal itu disampaikan warga dalam reses Anggota DPRD Madina Daerah Pemilihan II Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kamis (12/2/2015).Demikian disampaikan Anggota DPRD Madina Erwin Efendi Nasution kepada wartawan di Panyabungan, Jumat (13/2/2015)."Agenda reses yang saya laksanakan di Kecamatan Ulu Pungkut tepatnya di Desa Tolang kemarin menghasilkan tiga poin yang urgen bagi masyarakat dan harus saya laporkan kepada Ketua DPRD dan Pemerintah Kabupaten Madina," ujarnya.Ketiga poin tersebut yakni bidang insfrastruktur, bidang pertanian dan bidang pendidikan yang masih sangat memprihatinkan sekaligus perlu perhatian dari pemerintah.Untuk bidang insfrastruktur jalan, Pemkab Madina harus memperbaiki dan meningkatkan jalan. Karena insfrastruktur jalan merupakan salah satu urat nadi peningkatan perekonomian masyarakat untuk mengantar hasil kebun.Kemudian, warga juga meminta irigasi dibangun di Kecamatan Ulu Pungkut, sebab setelah harga karet anjlok belakangan ini, warga mulai beralih ke tanaman palawija seperti bawang, kentang dan lain sebagainya."Masyarakat meminta agar Pemerintah Kabupaten Madina bisa menjadi bapak angkat untuk tanaman palawija dengan membantu masyarakat menyalurkan bibit-bibit palawija yang akan ditanam masyarakat," paparnya.Lanjut Erwin, poin terakhir di bidang pendidikan yang menyayat hati ketika melihat langsung SD Negeri 226 Desa Tolang, Kecamatan Ulu Pungkut. Dengan siswa sebanyak 172 orang, ruang kelasnya hanya tiga lokal dan juga dipakai untuk ruang guru dan kantor kepala sekolah, sehingga siswa kelas 2 harus menumpang belajar di ruang kelas madrasah di desa tersebut. "Saya meminta Dinas Pendidikan Madina segera membangun kelas tambahan dan melakukan rehab berat terhadap tiga lokal yang saat ini sudah hampir roboh sebab kondisi dinding retak dan fundasi lantai yang sudah bolong," kata Erwin."Saya khawatir, apabila tiga lokal yang saat ini sedang dipakai para siswa SD Negeri 226 Desa Tolang tidak segera mendapat rehab, nantinya akan mengancam jiwa siswa yang belajar," tandasnya.Erwin sudah menghubungi Dinas Pendidikan Madina terkait rehab lokal dan pembangunan lokal baru untuk SD Negeri 226 Desa Tolang."Alhamdulillah, mereka mengatakan untuk Tahun 2015 ini sekolah tersebut sudah masuk dalam daftar untuk mendapatkan bantuan pembangunan lokal baru dan rehab," pungkas Erwin. (BS-026)