Beritasumut.com – Seorang bocah berusia 10 tahun, ditemukan berjalan tanpa mengenakan pakaian menyusuri dinginnya malam sepanjang ruas Jalan S Parman, Medan, Selasa (10/2/2015) dinihari. Bocah malang itu, Muhammad Fazilir (10) warga Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, ditemukan seorang pegawai rumah makan, yang merasa iba melihatnya telanjang di tengah dinginnya cuaca malam itu.Pada tubuh bocah itu ditemukan beberapa luka baru, yang diduga luka siksaan dengan menggunakan kayu. Menurut Aril, saat mengantarkan bocah itu ke Mapolsek Medan Baru, awalnya ia melihat Fazilir berjalan menuju ke arahnya dan temannya yang saat itu hendak pulang. Setibanya di depan rumah makan tempat Aril bekerja, ia kemudian memanggil bocah yang sepertinya baru menangis itu. "Saya panggil bocah itu dan saya kasihan melihatnya tak pakai baju jalan malam-malam," kata Aril di Mapolsek Medan Baru.Setelah memanggil bocah malang tersebut, Aril dan temanya terkejut melihat tubuh kurus bocah itu dipenuhi luka. Mereka pun mencoba menginterogasi bocah malang itu. "Bocah itu mengatakan kalau ia habis dipukuli. Saya berpikir kalau yang melakukannya adalah orangtuanya sendiri," bebernya.Selanjutnya Aril pun memberikan pakaian untuk dipakai Fazilir. Setelah memakai pakaian itu, Aril lalu membawa Fazilir ke Mapolsek Medan Baru. Saat ditanyai, Fazilir mengaku, ia berasal dari Brandan. "Saya dari Brandan," ucap Fazilir.Ditanyai lebih lanjut, Fazilir hanya diam seribu bahasa sembari menundukkan kepalanya. Saat diperhatikan, Fazilir pun menangis terisak-isak. Petugas SPKT Polsek Medan Baru pun membawa bocah malang itu ke Unit Perempuan dan Perlindungan Anak Polresta Medan. "Anak ini kita serahkan ke Polresta Medan karena disana ada unit yang mengurus anak," ujar salah seorang petugas SPKT Polsek Medan Baru. (BS-001)