Bocah Asal Langkat Ditemukan Tanpa Pakaian di Medan

Redaksi - Rabu, 11 Februari 2015 12:06 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir022015/beritasumut_Bocah-Asal-Langkat-Ditemukan-Tanpa-Pakaian-di-Medan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Beritasumut.com – Seorang bocah berusia 10 tahun, ditemukan berjalan tanpa mengenakan pakaian menyusuri dinginnya malam sepanjang ruas Jalan S Parman, Medan, Selasa (10/2/2015) dinihari. Bocah malang itu, Muhammad Fazilir (10) warga Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, ditemukan seorang pegawai rumah makan, yang merasa iba melihatnya telanjang di tengah dinginnya cuaca malam itu.Pada tubuh bocah itu ditemukan beberapa luka baru, yang diduga luka siksaan dengan menggunakan kayu. Menurut Aril, saat mengantarkan bocah itu ke Mapolsek Medan Baru, awalnya ia melihat Fazilir berjalan menuju ke arahnya dan temannya yang saat itu hendak pulang. Setibanya di depan rumah makan tempat Aril bekerja, ia kemudian memanggil bocah yang sepertinya baru menangis itu. "Saya panggil bocah itu dan saya kasihan melihatnya tak pakai baju jalan malam-malam," kata Aril di Mapolsek Medan Baru.Setelah memanggil bocah malang tersebut, Aril dan temanya terkejut melihat tubuh kurus bocah itu dipenuhi luka. Mereka pun mencoba menginterogasi bocah malang itu. "Bocah itu mengatakan kalau ia habis dipukuli. Saya berpikir kalau yang melakukannya adalah orangtuanya sendiri," bebernya.Selanjutnya Aril pun memberikan pakaian untuk dipakai Fazilir. Setelah memakai pakaian itu, Aril lalu membawa Fazilir ke Mapolsek Medan Baru. Saat ditanyai, Fazilir mengaku, ia berasal dari Brandan. "Saya dari Brandan," ucap Fazilir.Ditanyai lebih lanjut, Fazilir hanya diam seribu bahasa sembari menundukkan kepalanya. Saat diperhatikan, Fazilir pun menangis terisak-isak. Petugas SPKT Polsek Medan Baru pun membawa bocah malang itu ke Unit Perempuan dan Perlindungan Anak Polresta Medan. "Anak ini kita serahkan ke Polresta Medan karena disana ada unit yang mengurus anak," ujar salah seorang petugas SPKT Polsek Medan Baru. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura

Peristiwa

Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak

Peristiwa

Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan

Peristiwa

Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa

Peristiwa

Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara

Peristiwa

PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern