Beritasumut.com – Kebakaran terjadi di Jalan Sudirman, Wek I, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Senin (9/2/2015). Akibat kebakaran tersebut, sebanyak dua unit rumah ludes terbakar.Informasi yang dihimpun, api berasal dari rumah Muhammad Nur Pohan (45) sekitar pukul 11.45 WIB.Sekitar pukul 12.00 WIB, mobil pemadam milik Pemkab Palas sebanyak dua unit datang ke lokasi kejadian berusaha memadamkan api yang sudah sangat besar. Api yang sudah sangat besar kemudian api merambat ke rumah Torkir Lubis (35).Kemudian dua mobil pemadam kebakaran tersebut pergi untuk mengisi air lagi. Hal tersebut menambah panik warga yang mulai gemas melihat api yang mulai melalap rumah Torkis Lubis. Setelah menunggu lama, mobil pemadam datang dan nyaris menjadi amuk massa. Kalau tidak dilerai oleh sejumlah tokoh pemuda dan masyarakat, kemungkinan besar mobil pemadam tersebut hancur oleh warga yang geram melihat tingkah petugas pemadam.Selain dua rumah yang ludes terbakar tersebut, ada satu ruko milik Imran Hasibuan (57) yang mengalami kerusakan di bagian atap yang sudah sempat terbakar.Imran Hasibuan yang ditanyakan asal muasal api, mengatakan api mulai terlihat dari rumah Muhammad Nur Pohan. Pada saat ditanyakan penyebab kebakaran, Imran mengatakan tidak mengetahuinya. Imran juga belum mengetahui jumlah kerugian yang dideritanya. "Kerugian saya, belum bisa saya katakan. Karena banyak barang-barang yang rusak," ujar Imran yang galau di atas sepeda motornya.Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) Palas Irwan Baginda Hasibuan yang dikonfimasi melalui Sekretaris Jusri Hatta Hasibuan didampingi Ketua Unit Pemadam Tommy Daulay di kantornya, Senin (9/2/2015) mengatakan, jumlah kerugiaan akibat kebakaran tersebut belum diketahui, karena masih menunggu laporan dari Camat Barumun. Kemudian Jusri Hatta Hasibuan turut prihatin terhadap kebakaran tersebut, karena pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memadamkan api.Lanjutnya, kalau ada warga yang tidak puas dengan pelayanan BPBD dengan melakukan aksi anarkis sehingga menyebabkan kaca mobil damkar pecah dan supir kena bogem, pihaknya masih menunggu arahan dari pimpinan untuk tindaklanjutnya. Kemudian Jusri Hatta Hasibuan mengimbau masyarakat untuk tidak mencampuri tugas pemadam kebakaran kalaupun warga mau membantu petugas dalam memadamkan api."Karena petugas pemadam kebakaran sudah terlatih, dan kemudian sudah mengetahui teknik pemadaman yang efektif untuk memadamkan api sehingga tidak melebar ke rumah warga lain. Kita minta warga jangan mencampurinya, apalagi sampai ke bagian teknis mobil pemadam," ungkapnya.Sementara hasil penyelidikan pihak Polsek Barumun, yang dikonfirmasi kepada Kapolsek Barumun AKP Huayan Harahap melalui Kepala Jaga Regu II/B Polsek Barumun Syaiful Bahri mengatakan, bahwa informasi dari masyarakat sekitar pukul 11.30 WIB bahwa ada kebakaran di Jalan Sudirman, Lingkungan I, Kelurahan Pasar Sibuhuan melalui telepon. Kemudian Kanitreskrim dan petugas turun ke TKP. Api bermula dari rumah milik Muhammad Nur Pohan, kemudian merambat ke rumah Torkis Lubis dan merambat lagi ke loteng rumah Imran Rosidi Hasibuan.Sekira pukul 13.00 WIB berhasil dipadamkan, dengan dua rumah hangus terbakar rata dengan tanah, satu rumah milik Imran Rosidi Hasibuan hangus pada bagian loteng, dan rumah milik Sinar Pohan terbakar pada dinding dapur yang terbuat dari papan."Api berasal dari rumah milik Muhammad Nur Pohan diduga hubungan arus pendek, dan merambat pada tiga rumah lainnya," pungkasnya. (Sahat G Lubis)