Kebakaran di Bromo, Api Diduga Berasal Dari Ledakan Gas di Rumah Tek Gulo

Redaksi - Jumat, 06 Februari 2015 23:26 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/fotonews/dir022015/beritasumut_Kebakaran-di-Bromo--Api-Diduga-Berasal-Dari-Ledakan-Gas-di-Rumah-Tek-Gulo.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Kebakaran di Bromo. (A Chan)
Beritasumut.com – Sedikitnya 28 unit rumah di pemukiman padat penduduk di Jalan Bromo Gang Satia, Lingkungan XII, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan hangus dilalap si jago merah, Jumat (6/2/2015) malam.Api diduga berasal dari tabung gas dari rumah wanita yang sering dipanggil Tek Gulo. Sempat terjadi ledakan dari tabung gas tersebut. "Dari rumah Tek Gulo awalnya. Tabung gasnya tadi meledak," ujar Umar warga setempat.Kepling XII Ihsan mengaku belum mendata berapa rumah warganya yang terbakar. "Data awalnya 28 unit rumah, tapi ini masih kita cek lagi. Nama- namanya pun masih kita data," jelasnya.Kanitreskrim Polsek Medan Area Iptu Agus Sobar Napraja mengaku masih menyelidiki penyebab kebakaran itu. "Masih kita lidik dan masih kita cek ada atau tidak korban jiwa dalam kebakaran itu," pungkasnya.Anggota DPRD Kota Medan Ihwan Ritonga juga tampak turun langsung melihat kebakaran tersebut. "Bentar dulu ya, masih kita lihat dulu," jelasnya.Sementara, Ibu Siregar, pemilik salah satu rumah yang terbakar tampak histeris melihat rumahnya terbakar. Ia juga pingsan."Ayo angkat ibu ini, pingsan dia," teriak warga.Terlihat pula puluhan pemuda menjaga barang-barang korban kebakaran yang dapat diselamatkan agar terhindar dari pencurian. "Jaga ini ya, jangan sampai ada yang hilang atau dimaling orang," kata seoerang pemuda bernama Dedi kepada rekannya.Tak sampai disitu, warga lainnya juga berinisiatif meminta sumbangan kepada warga yang melihat kebakaran itu. Sumbangan itu nantinya akan digunakan untuk membeli makanan korban kebakaran. "Ini untuk para korban, bukan untuk kami. Ya namanya tetangga kita saling bantu," jelas Imam. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Lebih 10 Jam, Kebakaran Pabrik Sandal Swallow di Medan Deli Belum Padam

Peristiwa

Rumah Dua Lantai di Pekan Labuhan Hangus Terbakar

Peristiwa

Kebakaran Rumah Dua Lantai di Mabar, Satu Orang Terluka

Peristiwa

Kantor Dinas Pendidikan Sumut Terbakar

Peristiwa

Enam Rumah di Sidorame Timur Hangus Terbakar

Peristiwa

Panti Asuhan di Helvetia Terbakar