Beritasumut.com – Sejumlah 55 orang pelajar tingkat SMA se-Kabupaten Deliserdang mengikuti Pelatihan Bela Negara di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara, Jalan Pancing, Deliserdang, Jumat (30/1/2015) kemarin. Pelatihan yang diikuti siswa dari 30 sekolah SMA se-Kabupaten Deliserdang ini dilaksanakan agar generasi muda di daerah ini mengerti pentingnya empat pilar kebangsaan."Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI adalah empat pilar kebangsaan yang harus dipahami seluruh warga negara agar terhindar dari perpecahan," kata Wakil Rektor III UIN Sumut Ilhamuddin usai membuka pelatihan.Pelatihan yang berlangsung tiga hari ini dilaksanakan Dansat Menwa UIN Sumut beker jasama dengan Menwa Mahatara Sumut. Hadir pada acara itu, Danmenwa Mahatara Sumut Dedi Holden Simbolon, Aspam Mahatara Frikson Purba, Asop Joen Purba, Aslitbang Lukber Sinaga, Dansat UIN Sumut Tahan Saragih. Hadir pula Dansat Unimed Mangasi Sitanggang, Dansatgas Ahmad T Harahap, Asdiklat Mahatara Oda Kinata Banurea.Pada kesempatan itu, Ilhamuddin mengharapkan, seluruh siswa harus tetap semangat dalam belajar dan selalu menanamkan jiwa kebangsaan. Karena mereka adalah generasi yang akan membawa bangsa Indonesia nantinya baik maupun buruk ada di tangan para generasi muda. Dengan memahami empat pilar kebangsaan dan bela negara, maka seluruh ancaman yang datang untk memacah persatuan bangsa akan dapat dicegah."Nantinya para siswa yang datang mewakili sekolah masing-masing dapat memberikan pemahaman kepada kawan-kawan di sekolah. Tentang pentingnya memahami empat pilar kebangsaan dan bela negara ditanamakan," ucapnya.Sementara itu, Danmenwa Mahatara Sumut Dedi Holden Simbolon menyebutkan, kegiatan tersebut untuk mendidik kalangan muda dalam hal ini tingkat pelajar, supaya berwawasan kebangsaan, beretika, dan mempunyai jiwa kepemimpinan. Pelatihan mengutamakan pelajaran dan pembinaan tentang etika dan norma serta budaya Bangsa."Ketiga materi ini paling diterapkan karena menurunnya tata krama generasi muda saat ini, akibat arus globalisasi. Selain itu budaya lama bangsa kita harus tetap dipertahankan, seperti sopan santun," imbuhnya. Kegiatan ini sendiri berlangsung hingga hari ini, Ahad (1/2/2015). (BS-030)