Beritasumut.com – Kery (17) warga Dusun VI, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut), tewas dengan usus terburai di Jalinsum KM 71-72, Dusun XVI, Desa Suka Damai, Kecamatan Sei Bamban, Sergai, Senin (19/1/2015) dinihari sekira pukul 01.00 WIB. Kery diduga korban tabrak lari.Mayat Kery sempat tidak diketahui warga karena tidak memiliki identitas meski sempat seharian di RS Melati, Kampung Pon. Pihak kepolisian berhasil menemukan keluarga Kery dengan memberikanciri-ciri tubuh Kery yang menggunakan baju panjang berwarna abu-abu, dan celana ponggol berwarna coklat, serta jari manis dan kelingking kiri cacat hingga beberapa warga yang mengenal Kery langsung memberitahukan ke pihak keluarganya. Pada pukul 16.00 WIB, mayat Kary pun dijemput pihak keluarga.Keterangan yang dihimpun, mayat Kery pertama kali diketahui Sanimin (40) warga setempat, saat Sanimin yang sedang tertidur pulas mendengar jeritan seseorang yang meminta tolong. Mendengar jeritan itu Sanimin langsung membuka pintu rumahnya dan melihat seseorang terkapar di aspal sepeda motor Honda Karisma BK 4865 MJ. Sementara warga yang menjerit tadi sudah tidak ada."Melihat ada yang sudah terkapar aku teriak minta tolong warga lain hingga kami langsung menghubungi polisi dan mengevakuasinya ke RS Melati, Kampung Pon," ucap Sadimin.Pihak Satlantas Polres Sergai yang melakukan olah TKP di lokasi kejadian mengatakan korban berikut sepeda motornya berada di posisi kiri jalan dari arah Tebing Tinggi menuju Medan. Korban tewas dengan kondisi mengenaskan, kepala pecah serta usus terburai. Tidak ada identitas di celana korban, petugas hanya menemukan boneka kecil di bagasi sepeda motor korban.Kanitlaka Satlantas Polres Sergai Ipda JS Sidabutar mengatakan Kery tewas diduga menjadi korban tabrak lari. Diduga korban datang dari arah Tebing Tinggi menuju Medan dan ditabrak mobil yang tidak bisa tewas di tempat. (BS-001)