PKPA Bagikan 3.500 Bibit

Redaksi - Jumat, 16 Januari 2015 21:09 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/fotonews/dir012015/beritasumut_PKPA-Bagikan-3.500-Bibit.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
PKPA bagikan bibit. (A Chan)
Beritasumut.com – Pusat Kajian Perlindungan Anak Sumatera Utara (Sumut) bekerja sama dengan Bank Sumut membagikan bibit kepada masyarakat, Jumat (16/1/2015).Sebanyak 3.500 bibit cabe, terong kangkung, sawi, timun, kacang panjang dan bayam itu dibagikan kepada masyarakat di Kecamatan Medan Sunggal dan Kecamatan Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.Hadir dalam acara itu, Lurah Helvetia, Lurah Sunggal, Kepling, CSR Bank Sumut, Binmas Polsek Helvetia dan PKPA Sumut.Manager Komunikasi dan Fundrising  PKPA Sumut Soni Sucihati mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program CSR Bank Sumut dalam menciptakan suasana hijau dan lingkungan yang sehat."Ada 800 paket yang kita berikan terdiri dari 8 jenis bibit, pohon dan pupuk cair organik yang kita bagikan di dua kecamatan ditambah dengan 100 kepala keluarga dampingan PKPA," ujarnya usai pemberian bantuan bibit dan pohon kepada warga di Jalan Kelambir V, KelurahanTanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia.Ia mengaku, bibit dan pohon yang diberikan nantinya dapat diberdayakan di rumah dan lingkungan masyarakat itu sendiri."Kita berharap dengan adanya bibit ini dapat mengurangi biaya ekonomi bagi masyarakat. Biaya ekonomi yang besar dapat ditekan dan ditabung untuk memenuhi kebutuhan lainnya," katanya.Pihaknya juga akan melakukan  melakukan monitoring terhadap masyarakat yang melakukan penaman bibit ini. "Kita lakukan monitoring dari mulai menanan, memberi pupuk hingga memanen," jelasnya.Ia juga mengaku, pihaknya juga melakukan gotong royong dalam menciptakan keluarga sehat, mandiri melalui konservasi lingkungan berbasis pinggiran kota."Gotong royong ini untuk menciptakan lingkungan yang sehat selama ini tidak terjamah. Dalam artian, selama ini gotong royong hanya di fokuskan jalan protoker. Sekarang kita tarik ke dalam. Apalagi ini kawasan padat penduduk,"ujarnya.Selain menciptakan lingkungan yang bersih indah dan sehat, pihaknya juga ingin mengajak masyarakat untuk melakukan konservasi terhadap lingkungan. Termasuk dalam pemanfaatan dan pengolahan sampah agar lingkungan menjadi hijau."Dari kegiatan gotong royong itu kita memiliki harapan, agar masyarakat memasyarakat pemanfaatkan dan mengelola pekarangan," jelasnya. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Dinas Kominfo Medan Dukung PKPA Lindungi Anak dari Kekerasan Berbasis Daring

Peristiwa

Yayasan PKPA Kenalkan Hak Anak dalam Agenda Indonesia 4.0

Peristiwa

Gereja di Sumut Teken MoU menjadi Gereja Layak Anak

Peristiwa

Temu Nasional PUSPA Rekomendasikan Pentingnya Peningkatan Kualitas Ekonomi Perempuan

Peristiwa

Gereja di Sumut Teken MoU menjadi Gereja Layak Anak

Peristiwa

Anak-anak Sumut Bedah Medsos dan Keberagaman dalam Film dan Teater