Beritasumut.com – Sekitar 10.000 umat Islam dari berbagai penjuru Kota Medan menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1436 H di Lapangan Sepakbola Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Senin (12/1/2015).Hadir sebagai penceramah Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siradj. Peringatan ini dilaksanakan sebagai bagian upaya untuk menghadirkan kembali keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.Kiai Said dalam tausiahnya, mengupas tentang kehidupan Rasulullah mulai kecil sampai diangkat menjadi rasul, termasuk dalam upayanya menyebarkan agama Islam. Dalam mensyiarkan dan mengembangkan Islam, Rasulullah tidak pernah menggunakan kekerasan, pemaksanaan kehendak maupun intimidasi.Atas dasar itulah Kiai Said sangat menentang keras apa yang dilakukan ISIS selama ini. Dia menilai tindakan ISIS di Irak maupun Syiria sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Untuk itulah dia mengingatkan umat Islam yang ada di Indonesia tidak terpedaya dan bergabung dengan ISIS. Saat ini ungkapnya, ada sekitar 1.000 warga Indonesia yang kabarnya terdaftar menjadi anggota ISIS dan 300 orang sudah berangkat ke Syiria dan Irak."Tidak boleh ada intimidasi, kekerasan dan teror mengatasnamakan agama. Hal itu jelas sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Jadi apa yang diajarkan dan dilakukan ISIS selama ini sangat bertentangan dengan Islam. Selama mengembangkan ajaran Islam, Rasulullah selalu bersikap damai, murah hati, selalu senyum serta tidak pernah sekalipun bersifat memaksa," ungkap Kiai Said.Dihadapan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Medan seperti Kajari Belawan Syarifuddin, Kompol Hermansyah mewakili Kapolres Belawan, Mayor Firdaus mewakili Danlanud Soewondo, Mayor CPM Danil Hendra mewakili Dandempom, Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis, Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Nanda Ramli, Ketua MUI Kota Medan M Hatta, unsur PKK, ibu-ibu pengajian dan seluruh yang hadir, Kiai Said mengajak untuk meneladani sifat dan sikap Rasulullah agar mendapat syafaatnya kelak.Kemudian mengajak seluruh yang hadir untuk terus meningkatkan tali silaturahmi, terus bersatu dan bersama-sama membangun Kota Medan menjadi kota modern, madani dan religius. Selain itu harus menjauhkan diri dari segala permusuhan, pertikaian, kekerasan dan menghilangkan sikap dendam. "Jadikan terapkan keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan kita sehari-hari," pesannya. (BS-001)