Peletakan Batu Pertama Pembangunan MDA Al Mukhlisin

Saatnya Masjid Menjadi Wadah Pengembangan SDM dan Ekonomi Syariah

Redaksi - Jumat, 09 Januari 2015 20:06 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/fotonews/dir012015/beritasumut_Saatnya-Masjid-Menjadi-Wadah-Pengembangan-SDM-dan-Ekonomi-Syariah.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi bersama Nazir Masjid Al Mukhlisin menuangkan semen dalam acara peletakkan batu pertama pembangunan MDA Al Mukhlisin. (Ist)
Beritasumut.com – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Tengku Erry Nuradi menyatakan apresiasi atas rencana pembangunan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Al Mukhsin. Keberadaan MDA Al Mukhlisin nantinya diharapkan dapat membekali generasi muda Indonesia yang menguasai ilmu teknologi (Imtek) dan iman taqwa (Imtaq).Apresiasi tersebut disampaikan Wagub Tengku Erry saat meresmikan Masjid Al Mukhlisin sekaligus peletakan batu pertama pembangunan MDA Al Mukhlisin dalam rangkaian kegiatan Peingatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1436H yang berlangsung di halaman Mesjid Al Mukhlisin, Jalan Enggang, Perumnas Mandala, Lingkungan VI, Kelurahan Kenangan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (9/1/2015).Hadir dalam acara tersebut Ketua Badan Kenaziran Masjid (BKM) Masjid Al Mukhlisin Murtadi E, Ketua Panitia Muhammad Akbar Siddiq Surbakti, penceramah maulid Nabi Muhammad SAW Ustadz Sutan Syharil Dalimunthe, sejumlah tokoh agama, pemuka masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh organisasi kemasyarakatan.Dalam kesempatan tersebut, Erry menegaskan, masjid tidak hanya tempat melakukan ibadah, tetapi juga memiliki fungsi lebih luas yakni pengembangan ilmu pengetahuan dan pengembangan agama Islam."Kenadziran masjid harus mampu mengembangkan manfaat masjid. Jika selama ini hanya sebagai tempat ibadah, masjid harus dimanfaatkan sebagai wadah pengembangan ilmu pengetahuan dan pengembangan agama," ujar Erry.Erry optimis, pengembangan manfaat masjid akan menjawab tantangan era perdagangan bebas dan terbuka dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asia (ASEAN Economic Community). Peran kenaziran masjid yang mengembangkan lembaga pendidikan berbasis agama, merupakan langkah cerdas dalam menyiapkan generasi muda siap pakai."Tentu generasi muda penerus bangsa yang dilahirkan dibekali iman dan takwa serta menguasai ilmu dan teknologi," harap Erry.Selaku Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumut, Erry juga mengimbau kenaziran Masjid Al Mukhilisin juga menjadikan masjid sebagai pusat pengembangan ekonomi syariah. Dengan pengembangan ekonomis syariah yang dikelola kenaziran, tentu akan memakmurkan masjid dan jamaah."Masjid sangat strategis dalam mengembangkan ekonomi syariah. Karena Nabi Muhaamad SAW juga melakukan hal sama dalam mengembangkan Islam dimasanya," sebut Erry.Menurut Erry, kenaziran masjid dapat mengembangkan berbagai bidang usaha yang dapat memakmurkan masjid dan umat."Ekonomi berbasis syariah telah terbukti sukses. Tidak hanya di bidang perbankan, tetapi juga dalam berbagai usaha lainnya, termasuk bidang travel syariah, pengelolaan wisata berbasis syariah dan lain sebagainya. Pola syariah dengan sistem bagi hasil sesuai akad yang disepakati, menguntungkan kedua belah pihak, baik produsen maupun konsumen," papar Erry.Dalam kesempatan yang sama, tidak lupa Erry mengajak masyarakat untuk meneladani sifat dan perbuatan Rasulullah Nabi Muhammad SAW yakni siddiq, amanah, tabligh, fatonah. Keempat sifat nabi tersebut menjadi syarat utama yang harus dimiliki pemimpin dari masa ke masa."Tentu pemimpin itu harus istiqomah, konsisten dengan perkataan dengan perbuatan. Pemimpin juga harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, seperti nabi Muhammad SAW," papar Erry.Sementara Ketua BKM Masjid Al Mukhlisin Murtadi mengatakan, sesuai maket yang direncanakan, pembangunan MDA Al Mukhlisin akan berdiri tiga lantai yang dilengkapi Sembilan ruang belajar dan ruang serbaguna, membutuhkan biaya mencapai Rp3 miliar."Sebagian dana pembangunan yang tersedia saat ini didapatkan dari swadaya masyarakat berupa infak, wakaf dan sedekah," sebut Murtadi."Untuk tahap awal, MDA Al Mukhlisin nantinya dapat menampung mencapai 300 siswa setingkat sekolah dasar. Kita berharap MDA terus berkembang agar semakin berperan dalam mencerdaskan anak bangsa," harap Murtadi.Ketua Panitia Peletakan Batu Pertama MDA Al Mukhlisin Muhammad Akbar Siddiq Surbakti mengatakan, pihaknya berharap dalam waktu dekat membentuk yayasan yang dapat menaungi sekaligus memanaj MDA Al Mukhlisin."Agar pengelolaan MDA, proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik nantinya, kami akan menyiapkan legalitas lembaga dalam bentuk yayasan," sebut Siddiq. (BS-001)


Tag:
SDM

Berita Terkait

Peristiwa

Arus Balik Lebaran, Pertamina Sumbagut Bersama Staf Khusus Menteri ESDM Pastikan Kesiapan Layanan Energi

Peristiwa

Pemko Pematangsiantar Dukung Ground Check KPM oleh SDM PKH

Peristiwa

Gubernur Sumut Lantik Kepala BPSDM dan Kepala Dinas Pendidikan

Peristiwa

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Pemerintahan Bersih dan Pemanfaatan Sumber Daya Secara Bijak

Peristiwa

Wamen ESDM Sebut Pemangkasan Anggaran Akan Berdampak Signifikan

Peristiwa

Pj Gubernur Sumut Bersama Mendagri Buka Rakornas BPSDM, Fatoni Ungkap Kompetensi yang Wajib Dimiliki Aparatur Pemerintah