Medan, (beritasumut.com) – Peranan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) sangat penting dalam mensosialisasikan budaya saling pengertian dan tenggang rasa di tengah kehidupan umat beragama di Kota Medan. FKUB Kota Medan telah mempunyai komitmen teguh untuk mendukung pemantapan harmonisasi sosial lewat pengembangan kebersamaan dalam perbedaan di tengah kehidupan warga. Di samping itu juga mampu merangkul semua elemen termasuk para kepala lingkungan (Kepling) untuk menjaga kerukunan umat beragama.Wali Kota Medan diwakili Asisten Kesejahteraan dan Kemasyarakatan (Askesmas) Setda Kota Medan Erwin Lubis menyampaikan hal itu ketika membuka Orientasi Penerapan Peraturan Bersama Menteri (PBM) Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No 9 dan No 8 Tahun 2006 dengan Kepala Lingkungan Angkatan II Tahun 2014 di Hotel Inna Dharma Deli, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (23/12/2014). Melalui pertemuan ini para kepling diharapkan dapat mensosialisasikan dan berperan dalam membantu FKUB dalam menjaga kerukunan beragama di wilayahnya masing-masing."Setelah pertemuan ini para kepling diharapkan mampu mensosialisasikan penerapan peraturan kedua menteri tersebut kepada warganya. Sebab, kerukunan umat beragama merupakan hubungan sesama umat beragama yang dilandasi dengan toleransi saling pengertian, saling menghormati dan saling mengharga," kata Erwin.Disamping itu mantan Kadis Pertamanan ini berharap melalui orientasi ini akan menjadi motivasi bagi semua dalam meningkatkan peran dan fungsinya masing-masing, terutama para kepling beserta FKUB sebagai katub penyelamat terhadap konflik yang terjadi di dalam kerukunan umat beragama di Kota Medan."Saya berharap para kepling yang menjadi peserta kegiatan ini dapat mengikuti orientasi ini dengan sebaik-baiknya. Semua hasil yang diperoleh dari orientasi ini dapat diterapkan di tengah amsyarakat, guna membantu FKUB dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kota Medan di wilayahnya masing-masing," harapnya.Sementara itu Ketua FKUB Palit Muda Harahap dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan silaturahmi antara FKUB dengan para kepling untuk membangun kebersamaan. Peran kepling sangatlah berguna dalam membantu FKUB menjaga kerukunan umat beragama di Kota Medan."Tugas utama FKUB adalah menampung aspirasi masyarakat tentang kerukunan dan memelihara kerukunan, Oleh karenanya diundang para kepling di Kota Medan untuk membangun kerja sama dalam rangka memelihari kerukunan di Kota Medan. Mereka yang lebih tau dan mengurus akar rumput dari masyarakat, Dengan demikian kerukunan umat beragama di Kota Medan dapat terus terjaga," kata Palit.Menurut Palit, sebagai ujung tombak dari Pemko Medan, kepling yang hampir setiap hari bertatap muka dengan para warganya diharapkan dapat merangkul dan mensosialiasiakan atas apa yang menjadi dasar peraturan kedua Menteri tersebut, diantaranya mensosialisasikan peraturan tentang pembangunan rumah ibadah.Selanjutnya ungkap Palit, para peserta orientasi angkatan II ini terdiri dari kepling yang berjumlah 150 orang dari 12 Kecamatan di kota Medan. Sedangkan narasumber berasal dari Polresta Medan yang dihadiri Kasat Binmas,, Kaban Kesbangpol dan Linmas Kota Medan serta Unsur dari FKUB.Orientasi ini juga dirangkai dengan pemberian hadiah kepada para siswa-siswi SMA yang telah memenangkan perlombaan karya tulis ilmiah, tentang kerukunan umat beragama yang digelar pada 20 November lalu di MAN 2. Pemberian hadiah ini dilakukan oleh Asisten Kesmasy didampingi Ketua FKUB Kota Medan. (BS-001)