Medan, (beritasumut.com) – Dalam perjalanannya dari masa ke masa, Muhammadiyah telah berhasil menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi Islam yang panjang usia, sehat dan bermanfaat. Dalam kurun waktu yang lebih dari 1 abad, sebuah organisasi massa Islam tidaklah mudah bertahan dalam kurun waktu tersebut. Hal itu telah dibuktikan Muhammadiyah Kota Medan melalui kontribusi nyata dalam berbagai hal pada masyarakat khususnya di Kota Medan.Hal ini dikatakan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin saat menghadiri resepsi Milad Muhammadiyah ke-105 H/102 M, kerja sama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara (Sumut) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan di Gedung Serba Guna Pemprov Sumut, jalan Pancing, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Ahad (14/12/2014).Hadir Ketua PW Muhammadiyah Sumut Asmuni, tokoh masyarakat, tokoh agama, alim ulama, pimpinan organisasi otonom Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah, pimpinan Aisyiah Sumut dan Kota Medan, dan penceramah Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti.Dikatakannya, suatu pemikiran KH Ahmad Dahlan yang merupakan pendiri Muhammadiyah menginspirasi bagaimana menggerakkan masyarakat pada sebuah tranformasi sosial yang diawali dengan beberapa kegiatan pengajian, sampai pada dijadikannya suatu kelembagaan dengan disahkannya menjadi persyarikatan Muhammadiyah, ini merupakan suatu terobosan yang langka dan luar biasa saat itu yang mengantar Muhamamadiyah sampai menjadi organisasi yang besar saat ini."Ada tiga kunci dalam perkembanagn Muhammadiyah, yakni Islam, dakwah dan tajdid. Strategi dakwah Muhammadiyah saat ini sudah berada pada jalur yang benar, salah satunya melalui pendidikan yang ditanamkan kepada para generasi muda, dan pendidikan adalah dasar dalam mencapai suatu perubahan, dan pendidikan yang berkualitas membawa kemajuan pada perubahan tersebut," ujar Eldin.Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan Adri K mengatakan, milad merupakan agenda tahunan yang merupakan amanat pimpinan pusat. Saat ini PDM Kota Medan memiliki 30 cabang dan 105 ranting, selain memiliki sejumlah usaha juga memiliki 52 pendidikan."Kami warga Kota Medan yang juga warga Muhammadiyah perlu sentuhan dari Walikota Medan, dengan sentuhan ini warga Muhammadiyah akan terus berkembang dan bersemangat untuk membangun," ujar Adri. (BS-001)