After Care Akan Beri Wali Kota Medan Penghargaan Tokoh Peduli Narkoba

Redaksi - Sabtu, 13 Desember 2014 00:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/fotonews/dir122014/beritasumut_After-Care-Akan-Beri-Wali-Kota-Medan-Penghargaan-Tokoh-Peduli-Narkoba.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Wali Kota Medan Dzulmi Eldin foto bersama Pengurus After Care. (Ist)
Medan, (beritasumut.com) – After Care Medan akan memberikan penghargaan kepada Wali Kota Medan Dzulmi Eldin. Penghargaan itu diberikan karena organisasi yang menjadi tempat berkumpulnya para alumni pusat rehabilitasi pecandu narkoba yang telah selesai menjalani rehabilitasi ini, menilai orang nomor satu di Kota Medan itu begitu peduli  dalam menangani masalah narkoba di Kota Medan.Rencana pemberian penghargaan ini disampaikan langsung pengurus After Care Medan ketika bertemu wali Kota di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Medan, Selasa (10/12/2014). Rencananyaya, penghargaan itu akan diberikan  pada saat ulang tahun ke-2 After Care Medan pada Februari 2015."Selain wali kota, sejumlah tokoh yang selama ini kita nilai begitu peduli dalam menangani masalah narkoba akan kita beria penghargaan sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih. Semoga dengan pemberian penghargaan ini, semakin memotivasi masyarakat untuk semakin peduli terhadap masalah narkoba," kata Roby Hutagalung selaku Ketua Panitia HUT After Care Medan.Roby menjelaskan, After Care Medan dibentuk untuk menampung mantan pecandu narkoba yang telah selesai menjalani rehabilitasi. Hal itu dilakukan karena banyak sekali  mantan pecandu narkoba yang tidak percaya diri setelah selesai menjalani rehabilitasi. Di samping itu masyarakat pun masih belum bisa menerima kehadiran mantan pecandu narkoba.Penjelasan Roby diamini Ely Suhairi selaku pendiri sekaligus Dewan Penasehat After Care Medan. Sebagai ayah yang salah seorang anaknya pernah menjadi pecandu narkoba ini,  mengaku iba melihat para korban narkoba yang sudah selesai menjalani rehabilitasi kurang dipedulikan sehingga kondisi itu tak urung menyebabkan para korban kembali terjerumus."Atas dasar itulah saya bersama sejumlah teman-teman, sepakat mendirikan tempat untuk berkumpulnya mantan bekas pecandu narkoba yang telah selesai menjalani rehabilitasi dan kita namai After Care Medan. Alhamdulillah After Care kini semakin berkembang dan kehadirannya mendapat respon positif," jelas Suheri.Selanjutnya Suheri berharap kepada wali kota agar Pemko Medan bisa membangun tempat rehabilitasi bagi para korban pecandu narkoba. Ia menilai keberadaan pusat rehabilitasi ini sangat dibutuhkan sekali. Dengan dibangunnya pusat rehabilitasi ini, Suheri yakin  para pecandu bisa kembali hidup normal dan bersih dari narkoba.Selain itu Suheri pun berharap agar wali kota bisa memberikan rekomendasi kepada After Care Medan, untuk memberikan penyuluhan maupun sosialisasi tentang narkoba kepada para pelajar di sekolah-sekolah. Selama ini Suheri mengaku pihaknya  sulit mendapat izin melakukan sosialisasi tersebut. Padahal dengan sosialisasi yang dilakukan, dia yakin dapat memberikan pencerahan kepada para siswa sehingga tahu bahaya narkoba."Di samping  gencar melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba, After Care Medn siap membantu para korban pecandu narkoba untuk menjalani rehabilitasi. Sejak berdiri hampir dua tahun silam, sudah lebih dari 100 korban yang dikirim untuk menjalani  rehabilitasi di sejumlah tepat rehabilitasi narkoba yang ada di Indonesia. Setelah selesai menjalani perawatan, mereka kita tampung di After Care Medan," ungkapnya.Sementara itu Wali Kota Medan Dzulmi Eldin didampingi Asisten Kesejahteraan Masyarakat Erwin Lubis, Kepala Kesbangpolinmas Kota Medan Cheko Wakda Ritonga dan Kadis Kesehatan Usma Polita sangat mendukung dan mengapresiasi langkah yang dilakukan After Care Medan.Menurut wali kota, rehabilitasi dan penanganan pasca rehabilitasi sama-sama penting bagi yang menjadi korban candu narkoba. Namun  Wali Kota menilai lebih penting lagi penanganan yang harus dilakukan pasca rehabilitasi. Jika tidak ditangani dengan serius, tidak tertutup kemungkinan korban yang sudah bersih narkoba bisa kembali kecanduan.Menyikapi permintaan pembangunan pusat rehabilitasi bagi korban pecandu narkoba, wali kota mengaku sudah ada wacana. Kemungkinan wacana itu akan direalisasikan setelah terbentuknya BNN Kota Medan. "Jika BNN Kota sudah terbwentuk, Insya Allah akan kita bangun kantornya sekaligus tempat rehabilitasi para pecandu narkoba," kata wali kota.Mantan Sekda Kota Medan ini selanjutnya menyambut baik keinginan After Care Medan untuk memberikan sosialisasi tentang narkoba kepada para pelajar. Wali Kota yakin jika para pelajar terus diberi penjelasan tentang bahaya dan dampak negatif yang ditimbulkan narkoba, mereka pasti akan menjauhinya. Untuk itulah wali kota menginstruksikan kepada instansi terkait segera bersinergi dengan After Care Medan gua merealisasikannya."Saya sangat mendukung sosialisdasi yang dilakukan. Jika kita semua mau bersinergi dan bekerjasama, Insya Allah persoalan narkoba pasti dapat diatasi. Jadi saya mengajak semua pihak maupun stakeholder yang ada untuk bersama-sama peduli akan bahaya narkoba ini," harapnya.Pertemuan Wali Kota dengan pengurus After Care Medan diakhiri setelah Ketua After Care Medan Nurdin Widjaja didampingi pengurus lainnya seperti Zaini, Khairuddin G, Ely Suheri, Irfan, Andri, Yudi dan Iwan memakaikan kemeja After Care kepada wali kota. Nurdin berharap kemeja itu dapat dipakai wali kota setiap kali menghadiri kegiatan yang dilakukan After Care Medan. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Ungkap Kasus Pembunuhan, Enam Personil Polres Deli Serdang dapat Penghargaan

Peristiwa

Mantan Koordinator After Care BNNP Sumut Ditangkap di RM Joko Solo Teladan

Peristiwa

Konsep "Cerdas" Amri Tambunan Dapat Penghargaan dari Pemkab

Peristiwa

Plt Gubernur Sumut Terima Penghargaan Anubhawa Sasana Dari Menkumham

Peristiwa

Plt Gubernur Sumut Raih Penghargaan Tokoh Berjasa Bidang Industri Baru

Peristiwa

70 Pengusaha Taat Pajak Dapat Penghargaan