Tolak Penggusuran, Warga Halangi Buldozer

Redaksi - Selasa, 25 November 2014 13:43 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir112014/beritasumut_Jl-Timah-Digusur3.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Warga Jalan Timah tolak penggusuran. (A Chan)
Medan, (beritasumut.com) – Ratusan warga Jalan Timah, Kelurahan Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area, Kota Medan menolak penggusuran terhadap rumah dan pasar yang dilakukan pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI), Selasa (25/11/2014).Bahkan, 90 kepala keluarga yang tinggal di sana menghalangi sebuah buldozer yang akan menggusur rumah serta pasar tempat usaha mereka."Ayo maju, bunuh kami, kami tidak takut mati," teriak warga.Warga juga menilai pemerintah dan PT KAI tidak punya hati nurani. "Bunuh aja kami kalau berani. Dimana hati nurani kalian," ungkapnya.Pantauan di lokasi, warga terus menghalangi buldozer dengan cara menutup Jalan Timah. Sementara pihak kepolisian, TNI, Satpol PP dan pihak KAI terus berusaha menenangkan warga.Sementara itu, Humas PT KAI  Jaka mengatakan, penggusuran dilakukan terkait pembangunan jalur rel ganda yang akan digunakan untuk kereta api menuju Bandara Kualanamu."Jalur ganda ini akan dibangun 9 km dari Stasiun KAI menuju Bandara Kualanamu. Sudah ada 15 km lahan yang kita bersihkan untuk pembangunan jalur ganda, tinggal 9 km lagi dan salah satunya Jalan Timah ini," katanya.Ia juga mengaku masyarakat mempunyai kontrak dengan pihak PT KAI terkait penyewaan lahan. "Memang ada, tapi Tahun 2004 sudah habis masa berlakunya. Sejak Tahun 2009 PT KAI bersama Menteri Perhubungan sudah mempunyai kesepakatan untuk membangun jalur ganda ini," ungkapnya. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Hadang Penggusuran, Ratusan Warga Munte Kabupaten Karo Padati Jalan

Peristiwa

Tolak Penggusuran, Masyarakat Pinggir Rel Demo PT KAI

Peristiwa

Tolak Penggusuran, Warga Ancam Tidur di Rel Kereta Api