Muzakarah MUI Medan Diharapkan Hasilkan Masukan Konstruktif Dukung Pembangunan

Redaksi - Kamis, 20 November 2014 22:33 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir112014/beritasumut_Syaiful-Muzakarah.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis menyampaikan kata sambutan. (Ist)
Medan, (beritasumut.com) – Membangun kota yang berperadaban tidak hanya menyangkut dimensi fisik, tetapi juga mental dan spiritual  sehingga mewujudkan pengembangan masyarakat yang punya karakter, berkepribadian luhur dan Islami. Pembangunan kota pada dasarnya diorientasikan kepada pengembangan masyarakat yang memiliki peradaban. Di samping itu salah satu modal dasar dalam pembangunan kota adalah sumber daya manusia (SDM).Demikian disampaikan Wali Kota Medan diwakili Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis ketika menghadiri diskusi publik (muzakarah) yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI Kota Medan dengan mengusung tema “Peran Strategis Umat Islam Dalam pembangunan Peradaban Kota Medan” di Amaliun Convention Hall, Jalan Nusantara, Medan, Kamis (20/11/2014).Untuk itulah mantan Kepala Bappeda Kota Medan ini menyambut baik digelarnya muzakarah ini. Apalagi  tema yang  diangkat memiliki makna penting dan strategis, sebab sangat terkait  untuk mendorong partisipasi publik dalam  pembangunan kota. Sedangkan partisipasi merupakan salah satu pilar pokok untuk lebih memberhasilkan pemabngunan pada masa yang akan datang.Selanjutnya Sekda mengungkapkan, salah satu modal pembangunan kota adalah SDM. Dengan penduduk lebih kurang 2,7 juta jiwa dan penduduknya mayoritas beragama  Islam, salah satu strategi pembangunan kota yang harus  diperkuat pada masa mendatang yakni pemberdayaan masyarakat, termasuk di dalamnya umat Islam.“Atas dasar itulah pemberdayaan umat dalam kebijakan  pembangunan kota akan menjadi mesin pertumbuhan dalam membangun kota pada masa yang akan datang. Di samping itu pembangunan kota juga diarahkan untuk mewujudkan  masyarakat religius. Untuk itu kita berharap terwujud masyarakat yang menjalankan ibadahnya secara baik dengan rasa aman dan nyaman. Kemudian adanya toleransi serta  kerja sama antar umat beragama,” kata sekda.Lebih jauh Sekda menambahkan, pembangunan sosial keagamaan akan terus ditingkatkan baik melalui dukungan bantuan peningkatan sarana ibadah, penyelenggaraan even-even sosial keagamaan  serta bantuan-bantuan peningkatan pengetahuan  agama bagi masyarakat. Hal ini dilakukan  agar dalam pembangunan ada keselarasan, keserasian dan keseimbangan antara fisik dan mental spiritual.Sekda percaya kedudukan, fungsi dan peranan umat Islam untuk memberhasilkan  pembangunan kota cukup kuat. Malah dalam sejarah Kota medan, peradabannya sangat dipengaruhi kebudayaan umat Islam. Sebagai mayoritas kata sekda, umat Islam mampu mengayomi umat lainnya sehingga Kota Medan dikenal sebagai kota multikultural dengan harmonisasi sosial dan kerukunan antar umat beragamanya sangat baik.              Sebelum menuntaskan sambutannya, sekda berharap agar muzakarah ini dapat menghasilkan berbagai saran dan masukan yang konstruktif untuk  pembangunan kota pada masa yang akan datang dengan karakter multikultural. Kemudian mengajak semua untuk meningkatkan partisipasi dalam pembangunan kota, baik di bidang fisik, ekonomi maupun sosial budaya.Ketua MUI Kota Medan M Hatta menjelaskan tujuan digelarnya muzakarah ini untuk memberikan masukan dan saran bagi Pemko Medan selaku umaro dalam membangun Kota Medan yang tercinta ini. Untuk itu seluruh hasil diskusi yang melibatkan  para tokoh agama dan cendikiawan Muslim ini nantinya akan diserahkan kepada Pemko Medan. Untuk itu sejumlah narasumber dihadirkan dalam muzakarah ini diantaranya Syahrin Harahap, Subilhar, Haidar Putra Daulay dan  Azhari Akmal Tarigan. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Hadiri Muzakarah Ramadhan, Walikota Binjai: Sambut Ramadhan dengan Iman, Ilmu, dan Amal Terbaik

Peristiwa

Walikota Binjai Hadiri Muzakarah Ramadan

Peristiwa

Muzakarah Edisi Muharram 1440 H MUI Sumut, Gubernur Sebut Ulama sebagai Tempat Mengadu

Peristiwa

Wali Kota Medan Ajak Masyarakat Tingkatkan Partisipasi Dukung Pembangunan

Peristiwa

Wali Kota Medan Ajak Masyarakat Terus Dukung Pembangunan

Peristiwa

Gedung MUI Medan Marelan Dibangun